x

Login

Lupa Password

PraSJSN > Jamkesmas > Jampersal

JAMPERSAL

  • Adalah jaminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.
  • Merupakan sasaran tambahan dari program Jamkesmas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Tujuan

  • Umum
    Meningkatnya akses terhadap pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB pasca persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan berwenang di fasilitas kesehatan dalam rangka menurunkan AKI dan AKB.
  • Khusus
    • Meningkatnya cakupan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, dan pelayanan nifas ibu oleh tenaga kesehatan yang kompeten
    • Meningkatnya cakupan pelayanan.
      - Bayi baru lahir
      - Keluarga Berencana Pasca Persalinan
      - Penanganan komplikasi ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir, KB pasca persalinan oleh tenaga kesehatan yang kompeten
    • Terselenggaranya pengelolaan keuangan yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.

 

2. Regulasi

  1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1144/Menkes/Per/VIII/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan
  2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1464/Menkes/Per/X/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraaan Praktik Bidan
  3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 903/Menkes/Per/V/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat
  4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2562/Menkes/Per/XII/2011 tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan
  5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 052/Menkes/SK/II/2012 tentang Penerima Dana Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Masyarakat dan Jaminan Persalinan di Pelayanan Dasar untuk Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2012
  6. Keputusan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.03.05/I/431/12 tentang Penerima Dana Tahap Pertama Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Masyarakat dan Jaminan Persalinan di Pelayanan Dasar untuk Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2012
    * Alokasi dana untuk 497 Kabupaten/Kota se-Indonesia Rp. 450.000.000.000 (Tahap Pertama)
  7. Keputusan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.03.05/I/861/12 tentang Penerima Dana Tahap Kedua Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Masyarakat dan Jaminan Persalinan di Pelayanan Dasar untuk Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2012
    *Alokasi dana untuk 497 Kabupaten/Kota se-Indonesia Rp. 600.000.000.000 (Tahap Kedua)
  8. Keputusan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan No. HK 03.05/1524/2012 tentang Penerima Dana Tahap Ketiga Penyelenggaraan Jamkesmas dan Jampersal di Pelayanan Dasar untuk Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2012
    *Alokasi dana untuk 497 Kabupaten/Kota se-Indonesia Rp. 53.629.344.000

  9. Keputusan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan No. HK 02.03/I/0395/2013 tentang Penerima Dana Tahap Pertama Penyelenggaraan Jamkesmas dan Jampersal di Pelayanan Dasar untuk Tiap Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2013
    *Alokasi dana untuk 497 Kabupaten/Kota se-Indonesia Rp. 467.700.000.000

  10. Surat Edaran No. HK.03.03/X/573/2013 tentang Pelaksanaan Jamkesmas dan Jampersal Tahun 2013

3. Ketentuan Peserta

1. Ibu hamil
2. Ibu bersalin
3. Ibu nifas (sampai 42 hari pasca melahirkan)
4. Bayi baru lahir (sampai dengan usia 28 hari)

4. Manfaat JAMPERSAL

Pemeriksaan kehamilan (ANC)

  1.  Waktu pemeriksaan
       a. 1 kali pada triwulan pertama
       b. 1 kali pada triwulan kedua
       c. 2 kali pada triwulan ketiga

  2. Pelayanan pemeriksaan kehamilan
       a. 4 kali pemeriksaan kehamilan
       b. Konseling KB
       c. Penatalaksanaan abortus imminen, abortus inkompletus dan missed abortion
       d. Penatalaksanaan mola hidatidosa
       e. Penatalaksanaan hiperemesis gravidarum
       f. Penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu
       g. Hipertensi dalam kehamilan, pre eklamsi dan eklamsi
       h. Perdarahan pada masa kehamilan
       i. Decompensatio cordis pada kehamilan
       j. Pertumbuhan janin terhambat (PJT): tinggi fundus tidak sesuai usia kehamilan
       k. Penyakit lain sebagai komplikasi kehamilan yang mengancam nyawa.

Persalinan

  1.  Waktu persalinan
       a. Persalinan normal: rawat inap minimal 1 (satu) hari
       b. Persalinan per vaginam dengan tindakan: rawat inap minimal 2 (dua) hari
       c. Persalinan dengan penyulit post sectio-caesaria: rawat inap minimal 2 (tiga) hari

  2.  Pelayanan persalinan
       a. Persalinan per vaginam
           · Persalinan per vaginam normal
           · Persalinan per vaginam melalui induksi
           · Persalinan per vaginam dengan tindakan
           · Persalinan per vaginam dengan komplikasi
           · Persalinan per vaginam dengan kondisi bayi kembar

        b. Persalinan per abdominam
            · Seksio sesarea elektif (terencana), atas indikasi medis
            · Seksio sesarea segera (emergensi), atas indikasi medis
            · Seksio sesarea dengan komplikasi (perdarahan, robekan jalan lahir, perlukaan jaringan
               sekitar Rahim, dan sesarea histerektomi)

        c. Komplikasi persalinan
            · Perdarahan
            · Eklamsi
            · Retensio plasenta
            · Penyulit pada persalinan
            · Infeksi
            · Penyakit lain yang mengancam keselamatan ibu besalin

        d. Bayi baru lahir
            · Pelayanan esensial neonates atau bayi baru lahir
            · Penatalaksanaan bayi baru lahir dengan komplikasi (asfiksia, BBLR, Infeksi, ikterus, kejang,
              RDS)

Pelayanan Nifas (Post Natal Care)

       1. Waktu pelayanan nifas
            a. Kunjungan pertama untuk KF1 dan KN1 (6 jam s/d hari ke-2)
            b. Kunjungan kedua untuk KN2 (hari ke-3 s/d hari ke-7)
            c. Kunjungan ketiga untuk Kf2 dan KN3 (hari ke-8 s/d hari ke-28)
            d. Kunjungan keempat untuk Kf3 (hari ke-29 s/d hari ke-42)

       2. Pelayanan Nifas
            a. Komplikasi nifas
                ·  Perdarahan
                ·  Sepsis
                ·  Eklamsi
                ·  Asfiksia
                ·  Ikterus
                ·  BBLR
                ·  Kejang
                ·  Abses/Infeksi diakibatkan oleh komplikasi pemasangan alat kontrasepsi
                ·  Penyakit lain yang mengancam keselamatan ibu dan bayi baru lahir sebagai komplikasi
                   persalinan

            b. Keluarga Berencana (KB)

5. Jenis Pelayanan JAMPERSAL

Pelayanan di Tingkat Pertama

  1.  Fasilitas Kesehatan
       a. Puskesmas
       b. Puskesmas PONED dan jaringannya (termasuk Polindes dan Poskesdes)
       c. Fasilitas kesehatan swasta yang memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tim Pengelola
           Kabupaten/Kota.

  2.  Pelayanan persalinan meliputi:
       a. Pelayanan ANC sesuai standar pelayanan KIA dengan frekuensi 4 kali;
       b. Deteksi dini faktor risiko, komplikasi kebidanan dan bayi baru lahir
       c. Pertolongan persalinan normal;
       d. Pertolongan persalinan dengan komplikasi dan atau penyulit pervaginam yang merupakan
           kompetensi Puskesmas PONED.
       e. Pelayanan Nifas (PNC) bagi ibu dan bayi baru lahir sesuai standar pelayanan KIA dengan
           frekuensi 4 kali;
       f. Pelayanan KB paska persalinan serta komplikasinya.
       g. Pelayanan rujukan terencana sesuai indikasi medis untuk ibu dan janin/bayinya.

Pelayanan Persalinan Tingkat Lanjutan

  1.  Fasilitas Kesehatan
       a. Poliklinik spesialis rumah sakin (rawat jalan)
       b. Perawatan kelas III di rumah sakit pemerintah dan swasta yang memiliki Perjanjian Kerja
           Sama (PKS) dengan Tim Pengelola Kabupaten/Kota.

  2.  Pelayanan persalinan meliputi:
       a. Pemeriksaan kehamilan (ANC) dengan risiko tinggi (risti)
       b. Pertolongan persalinan dengan risti dan penyulit yang tidak mampu dilakukan di pelayanan
           tingkat pertama.
       c. Penanganan komplikasi kebidanan dan bayi baru lahir dalam kaitan akibat persalinan.
       d. Pemeriksaan paska persalinan (PNC) dengan risiko tinggi (risti)
       e. Penatalaksanaan KB paska salin dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) atau
           kontrasepsi mantap (Kontap) serta penanganan komplikasi.

 


 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
PraSJSN - Jamkesmas - Jampersal
http://www.jamsosindonesia.com/prasjsn/jamkesmas/jampersal
© Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2013
Iklan



Kembali Ke Jamsosda Atas