jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Identitas - Tiga Penanda Transformasi Penyelenggara Jaminan Sosial

Oleh: A. A. Oka Mahendra (Ahli Peraturan dan Perundangan Martabat) 23 December 2013

Transformasi PT Askes (Persero) menjadi BPJS Kesehatan dan PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan tinggal menghitung hari. Siap tidak siap perintah Undang-Undang harus dijalankan secara konsisten. Tidak ada alasan untuk menundanya. Negara dalam hal ini Pemerintah wajib memenuhi hak konstitusional rakyat atas jaminan sosial.

Waktu untuk mempersiapkan transformasi telah cukup diberikan. Baik untuk menyusun peraturan pelaksanaan UU BPJS, pengalihan aset, liabilitas, hak, kewajiban hukum dan pegawai, perubahan struktur organisasi, maupun untuk menyiapkan pembubaran PT Askes (Persero) dan PT Jamsostek (Persero) tanpa likuidasi serta menyiapkan operasional BPJS Kesehatan dan perubahan PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada 1 Januari 2014.

Meskipun masih terdapat sejumlah masalah yang harus diselesaikan, namun pada 1 Januari 2014  bendera BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan harus sudah dikibarkan dan PT Askes (Persero) serta PT Jamsostek (Persero) sudah harus tutup buku.

TIGA PENANDA

Ada tiga penanda lahirnya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pertama:

Presiden menetapkan Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) menjadi Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan serta Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamsostek (Persero) menjadi Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan, untuk pertama kali.

Jangka waktu penugasan paling lama 2 (dua) tahun sejak BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan  mulai beroperasi.

Karena kedua BPJS tersebut mulai beroperasi pada tanggal yang berbeda, maka masa tugas Dewan Pengawas dan Direksi kedua BPJS tersebut akan berbeda pula.

Masa tugas Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan yang diangkat untuk pertama kali, dihitung mulai 1 Januari 2014 sampai dengan paling lama  1 Januari 2016.  Sedangkan untuk Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan paling lama sampai dengan 1 Juli 2017, karena BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi paling lambat 1 Juli 2015.

Kedua:

Paling lambat tanggal 31 Desember 2013 Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham mengesahkan laporan posisi keuangan penutup PT Askes (Persero) dan PT Jamsostek (Persero) setelah dilakukan audit oleh kantor akuntan publik.

Untuk keperluan tersebut Direksi PT Askes (Persero) dan Direksi PT Jamsostek (Persero) wajib melakukan pemanggilan RUPS sesuai dengan ketentuan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Ketiga:

Menteri Keuangan mengesahkanposisi laporan keuangan pembukaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dan laporan posisi keuangan pembukaan Dana Jaminan Sosial Kesehatan dan Dana Jaminan Sosial ketenagakerjaan.

Ketiga penanda tersebut merupakan syarat formal lahirnya BPJS Kesehatan sebagai transformasi dari PT Askes (Persero) dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai transformasi dari PT Jamsostek (Persero).

Ketiga penanda tersebut tidak boleh diabaikan agar kedua BPJS yang akan lahir nanti tidak cacat hukum. (perbaikan: red.)

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Tiga Penanda Transformasi Penyelenggara Jaminan Sosial
http://www.jamsosindonesia.com/identitas/tiga_penanda_transformasi_penyelenggara_jaminan_sosial
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019