jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Identitas - SELAMAT BEKERJA KABINET KERJA

Oleh: A. A. Oka Mahendra (Ahli Peraturan dan Perundang-undangan) 28 October 2014

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, hari Minggu 26 November 2014 mengumumkan susunan dan nama-nama anggota Kabinetnya di halaman Istana Kepresidenan.

Kabinet yang diberi nama Kabinet Kerja,terdiri dari 34 Menteri,yang dipilih dari kalangan professional Partai Politik  14 orang dan Non Partai Politik 20 orang.

Dilihat dari perspektif gender anggota Kabinet Kerja terdiri dari 8 perempuan dan 26 laki-laki.

Jumlah Menteri perempuan dalam Kabinet besutan JokoWidodo dan M.Jusuf Kalla 2 kali lipat dibandingkan dengan jumlah perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I dan jilid II yang dikomandani oleh Presiden SBY.

Menurut Presiden RI ke 7,ke 34 Menteri yang akan membantunya mengendalikan roda pemerintahan selama 5 tahun ke depan itu“ tidak saja memiliki kemampuan teknis yang mumpuni  di bidangnya masing-masing,tetapi juga mempunyai kemampuan yang memadai dalam aspek kepemimpinan dan manajerial.“

Mereka menurut mantan Walikota Solo yang suka “blusukan” itu,para Menteri yang ditunjuknya“adalah orang-orang terpilih dan orang-orang bersih.”

Tentunya apa yang disampaikan oleh orang nomor 1 di Republik ini diharapkan benar adanya, dalam arti bahwa apa yang diucapkan sesuai degan kenyataannya.

 Bukan hanya sekedar retorika politik.

Pesan Simbolik

Pada kesempatan pengumuman nama-nama Menteri Kabinet Kerja tersebut,JokoWidodo secara simbolis menyampaikan 2 pesan penting kepada publik.

Pertama,Ia meminta setiap Menteri yang ia panggil untuk “berlari kecil”mengambil tempat disamping kiri atau kanannya.

Dengan cara ini,Presiden ingin menyampaikan pesan  kepada rakyat bahwa Kabinet Kerja  setelah dilantik nanti akan segera berlari,tidak bergerak alon-alon asal kelakon.

Masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sangat kompleks dan berat,sehingga memerlukan kerja cepat,cerdas dan cermat.

Meskipun di layar TV tampak bahwa beberapa Menteri yang rata-rata badannya gendut itu tidak lincah untuk berlari.

Kedua,pakaian yang dikenakan oleh para Menteri terbilang sederhana yaitu kemeja putih lengan panjang dan celana atau rok(bagi perempuan) warna hitam.

Pesan yang ingin disampaikan kepada rakyat melalui pakaian yang dikenakan para Menteri ini ialah kesederhanaan,keikhlasan,kebersihan,kejujuran dan kesungguhan untuk menyingsingkan lengan baju mengemban tugas Negara demi kesejahteraan bersama.

Masyarakat luas tentu berharap bahwa simbol-simbol yang ditampilkan ketika pengumuman personalia Kabinet Kerja,tidak berhenti disitu.

Tetapi diwujudkan berupa tindakan konkrit para Menteri dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan dalam praktek di bidang masing-masing.

Sebagai pemimpin kementerian, masing-masing Menteri seharusnya mengetahui apa yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakan dengan benar serta bagaimana  menggerakan seluruh jajaran kementerian dan pemangku kepentingan terkait,sesuai dengan visi dan misi yang telah digariskan oleh Presiden. 

Pesan Presiden,agar para Menteri menghilangkan ego sektoral harus dilaksanakan secara serius,sebab urusan pemerintahan sebagai suatu sistem saling bertautan satu sama lain.

Para Menteri adalah suatu Team Work yang dituntut untuk bekerjasama satu sama lain di bawah pimpinan Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintah menurut UUD.

Tanggal 27 Oktober 2014 Kabinet Kerja telah dilantik,dan diminta segera bekerja, bekerjadan bekerja.

Tetapi apa yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya?

Terpulang kepada kepiawaian, kecerdasan dan dedikasi para Menteri yang telah dipercaya oleh Presiden untuk membantunya selama masa baktinya.

Rakyat menunggu dengan penuh harapan.

Salah satu yang dinantikan rakyat adalah terpenuhinya hak konstitusional penduduk atas  jaminan sosial .

Selamat Bekerja!

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
SELAMAT BEKERJA KABINET KERJA
http://www.jamsosindonesia.com/identitas/selamat_bekerja_kabinet_kerja
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019