jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Forum - " DUA OPSI TRANSFORMASI PT. TASPEN(PERSERO DAN PT. ASABRI (PERSERO) PASCA IMPLEMENTASI UU BPJS "

Oleh: A.A. Oka Mahendra, S.H (Ahli Peraturan Perundang-Undangan) 15 December 2014

 

Jamsosindonesia.com, Jakarta 15 Desember 2014

Seminar Penyelenggaraan Jaminan Sosial Bagi ASN, Pejabat Negara dan TNI Polri yang diselenggarakan bersama oleh PT. Taspen(Persero) dan Konsultan Hukum dan Manajemen Jaminan sosial dan Pelayanan Kesehatan Martabat pada tanggal 10-11 Desember 2014, di Jakarta menawarkan dua opsi transformasi PT. Taspen(Persero) dan PT. Asabri (Persero) pasca implementasi UU BPJS.

Opsi tersebut dipilih karena Peserta PT. TASPEN  (Persero) dan PT. ASABRI (Persero) memiliki karakteristik tersendiri, karena itu penyelenggaraan jaminan sosial perlu diatur secara khusus.

Dalam salah satu kesimpulan seminar dikemukakan: “ Ada 2 (dua) opsi yang dapat dipilih untuk pengaturan secara khusus penyelenggaraan jaminan sosial bagi peserta PT. TASPEN  (Persero) dan PT. ASABRI (Persero) yaitu :

a.       Membentuk 2 BPJS baru yaitu :

1)      BPJS TASPEN untuk penyelenggaraan program JHT, JP, JKK dan JKm bagi pegawai ASN

2)      BPJS ASABRI untuk penyelenggaraan program ASABRI dan pembayaran pensiun bagi anggota TNI/Polri

b.      PT. TASPEN  (Persero) tetap eksis menyelenggarakan jaminan sosial (kecuali Jaminan Kesehatan) bagi pegawai ASN dan Pejabat Negara berdasarkan UU ASN.

Peserta PT. TASPEN  (Persero) dan PT. ASABRI (Persero) memiliki karakteristik tersendiri, karena itu penyelenggaraan jaminan sosial perlu diatur secara khusus.

 

Sehubungan dengan opsi tersebut Seminar menyampaikan rekomendasi antara lain:

1.         Menteri BUMN, Menkeu, Men PAN RB, Menkumham, Menhan, Mendagri dan DPR agar memprakarsai perubahan terbatas pada UU BPJS menyangkut pengelolaan jaminan sosial bagi pegawai               ASN, Pejabat Negara dan TNI/Polri.

2.         Menkumham dan DPR agar mencantumkan rancangan perubahan UU BPJS dalam program legislasi nasional tahun 2015.

3.         PT. TASPEN (PERSERO) dan PT. ASABRI (PERSERO) melakukan kajian akademik untuk mendukung opsi pengaturan secara khusus penyelenggaraan jaminan sosial bagi peserta PT. TASPEN  (Persero) dan PT. ASABRI (Persero).

 

Tidak ada program yang dapat dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu Seminar yang dibuka oleh Direktur Utama PT. Taspen(Persero)Iqbal Latanro dan dihadiri oleh lebih dari 75 peserta dari kalangan pemangku kepentingan,menyimpulkan “Tidak ada bagian program PT. TASPEN  (Persero)  dan PT. ASABRI (Persero)   yang sesuai dengan program dalam UU SJSN sehingga tidak dapat dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan tahun 2029”.

Karena itu,PT. TASPEN (Persero) dan  PT. ASABRI (Persero) perlu memantapkan Visi Misi,Corporate Plan, Bisnis Goal dalam rangka menuju World Class Company bagi PT. TASPEN (Persero) dan menjadi penyelenggara asuransi sosial nasional terbaik bagi PT. ASABRI (Persero).”

 

Disimpulkan pula bahwa PT. TASPEN  (Persero) dan PT. ASABRI (Persero) telah memenuhi perintah  UU BPJS untuk menyelesaikan Roadmap pada tahun 2014 dan disampaikan kepada Menteri BUMN selaku RUPS, Menteri PAN RB, Menteri Keuangan, BKN dan Menteri Pertahanan khusus untuk Roadmap PT. ASABRI (Persero).

 Seminar tersebut menghadirkan narasumber: Gatot Trihargo dari Kementerian BUMN, Kumala Sari dari Kementerian PAN dan RB, Wicipto Setiadi dari Kemenkum dan Ham,Eko Prasojo, akademisi, A.A. Oka Mahendra dan Asih Eka Putri dari Konsultan Martabat.

Sebelum narasumber memaparkan makalahnya, Ketua DJSN Chazali Situmorang menyampaikan key note speech dengan tema ”Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua Sebagai Hak dan Penghargaan Atas Pengabdian PNS.”

Pada kesempatan tersebut Ketua DJSN antara lain mengemukakan ”Secara hukum PT. Taspen(Persero) dan PT. Asabri(Persero) tetap eksis ”Undang-Undang BPJS menentukan PT. Taspen(Persero) dan PT. Asabri (Persero) membuat roadmap pada tahun 2014. Isinya terserah kedua Persero tersebut. ” Menanggapi aspirasi yang berkembang dikalangan peserta Ketau DJSN mengemukakan bahwa  terbuka peluang penyelenggaraan jaminan sosial oleh lebih dari 2 badan penyelenggara sesuai dengan kebutuhan, asal tidak bertentangan dengan Undang-Undang.

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
" DUA OPSI TRANSFORMASI PT. TASPEN(PERSERO DAN PT. ASABRI (PERSERO) PASCA IMPLEMENTASI UU BPJS "
http://www.jamsosindonesia.com/forum/_dua_opsi_transformasi_pt._taspenpersero_dan_pt._asabri_persero_pasca_implementasi_uu_bpjs_
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019