jaminan sosial indonesia

BPJS
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

x

Login

Lupa Password

BPJS > ASET DAN LIABILITAS > ASET BPJS

ASET BPJS

Aset BPJS bersumber dari (Pasal 41 ayat (1) UU No. 24 Tahun 2011):

  1. Modal awal dari Pemerintah, yang merupakan kekayaan Negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham.
  2. Hasil pengalihan aset BUMN yang menyelenggarakan program jaminan sosial.
  3. Hasil pengembangan aset BPJS.
  4. Dana operasional yang diambil dari Dana Jaminan Sosial.
  5. Sumber lain yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Modal awal dari Pemerintah untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ditetapkan masing-masing paling banyak Rp. 2.000.000.000.000,00 (dua triliun rupiah) yang bersumber dari APBN (Pasal 42 UU No. 24 Tahun 2011).   Pemerintah merealisasikan ketentuan ini sebesar 25% pada tahun 2014.  Menteri Keuangan mengalokasikan modal awal kepada masing-masing BPJS sejumlah Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) yang bersumber dari APBN tahun 2013 (Pasal 2 ayat (1) PP No. 82 Tahun 2013 dan Pasal 2 ayat (1) PP 83 Tahun 2013).

Aset BPJS  dapat digunakan untuk (Pasal 41 ayat (2) UU No. 24 Tahun 2011):

  1. Biaya operasional penyelenggaraan program jaminan sosial.
  2. Biaya pengadaan barang dan jasa yang digunakan untuk mendukung operasional penyelenggaraan jaminan sosial.
  3. Biaya untuk peningkatan kapasitas pelayanan.
  4. Investasi dalam instrumen investasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

BPJS KESEHATAN

Terwujudnya Jaminan Kesehatan (JKN-KIS) yang berkualitas dan berkesinambungan bagi seluruh Penduduk Indonesia pada tahun 2019 berlandaskan gotong royong yang berkeadilan melalui BPJS…