jaminan sosial indonesia

BPJS
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

x

Login

Lupa Password

BPJS > ASET DAN LIABILITAS > PENGELOLAAN LIABILITAS

PENGELOLAAN LIABILITAS

Liabilitas adalah kewajiban program jaminan sosial sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang sistem jaminan sosial nasional (Pasal 1 angka (9) PP No. 99 Tahun 2013).  Kewajiban program jaminan sosial mencakup seluruh pengeluaran terkait penyelenggaraan program jaminan sosial dan pembayaran manfaat kepada Peserta.

Sebagaimana pengelolaan aset, pengelolaan liabilitas jaminan sosial dipisahkan antara liabilitas BPJS dan liabilitas Dana Jaminan Sosial (Pasal 16 PP No. 87 Tahun 2013 dan Pasal 16 PP No. 99 Tahun 2013).

Liabilitas BPJS

Liabilitas BPJS Ketenagakerjaan meliputi seluruh liabilitas terkait pengelolaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.   Liabilitas BPJS Kesehatan meliputi seluruh liabilitas terkait pengelolaan program Jaminan Sosial Kesehatan (Pasal 17 ayat (1) PP No. 87 Tahun 2013 dan Pasal 17 ayat (1) PP No. 99 Tahun 2013).

Liabilitas DJS

Pengeluaran utama dana jaminan sosial adalah pembayaran manfaat kepada peserta dan pembayaran biaya jasa kepada BPJS atas pengelolaan dana.

DJS Kesehatan

Liabilitas Dana Jaminan Sosial Kesehatan merupakan seluruh kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta jaminan kesehatan. BPJS Kesehatan mengelola liabilitas dana jaminan sosial kesehatan.

Liabilitas Dana Jaminan Sosial Kesehatan terdiri atas:

  1. Utang klaim.
  2. Akumulasi iuran yang belum dapat diidentifikasi pesertanya.
  3. Cadangan teknis.
  4. Liabilitas lainnya sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku dan terkait dengan aktivitas program Jaminan Kesehatan.

Cadangan teknis terdiri atas:

  1. Cadangan atas iuran yang belum merupakan pendapatan.
  2. Cadangan klaim dalam proses penyelesaian.
  3. Cadangan klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

DJS Ketenagakerjaan

Liabilitas Dana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan seluruh kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.

Sebagaimana pengelolaan aset DJSN, pengelolaan liabilitas Dana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dipisahkan untuk masing-masing program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan mengelola empat liabilitas dana jaminan sosial, yaitu (Pasal 18 ayat (1) PP No. 99 Tahun 2013):

  1. Liabilitas dana jaminan kecelakaan kerja.
  2. Liabilitas dana jaminan hari tua.
  3. Liabilitas dana jaminan pensiun.
  4. Liabilitas dana jaminan kematian.

Liabilitas jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian terdiri atas (Pasal 18 ayat (2) PP No. 99 Tahun 2013):

  1. Cadangan teknis.
  2. Utang klaim.
  3. Utang Investasi.
  4. Utang lainnya.

Liabilitas jaminan hari tua terdiri atas (Pasal 18 ayat (4) PP No. 99 Tahun 2013):

  1. Utang jaminan hari tua.
  2. Utang Investasi.
  3. Utang lainnya.

PP No. 99 Tahun 2013 belum mengatur liabilitas jaminan pensiun.

Cadangan teknis jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian terdiri atas (PP No. 99 Tahun 2013 Pasal 18 ayat (3)):

  1. Cadangan Iuran yang belum merupakan pendapatan.
  2. Cadangan atas klaim yang masih dalam proses penyelesaian.
  3. Cadangan atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan (incurred but not reported).

BPJS KESEHATAN

Terwujudnya Jaminan Kesehatan (JKN-KIS) yang berkualitas dan berkesinambungan bagi seluruh Penduduk Indonesia pada tahun 2019 berlandaskan gotong royong yang berkeadilan melalui BPJS…