jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Opini - Rumah Untuk Buruh

Oleh: Odang Muchtar (Praktisi Jaminan Sosial & Asuransi Jiwa) 24 December 2013

Kini saat yang tepat mengatur, meluruskan agar puluhan juta pekerja berpeluang memiliki rumah sendiri sebagai hak. dalam UU SJSN disebut bahwa sebagian JHT dapat dibayarkan, sehingga terbuka kesempatan Menteri Tenaga Kerja Trans mengajukan peraturan pelaksanaan JHT berlandaskan pasal itu. Selama 36 tahun pelaksanaan JHT diatur lebih pada kepentingan sesaat yang justru menyimpang dari tujuannya. Contoh JHT boleh dibayarkan akibat pemutusan hubungan kerja, padahal perlindungan serupa diatur dalam UUK. Akibatnya saat mencapai usia lanjut jumlah JHT yang diterima sudah jauh menyusut.

RUMAH INVESTASI HARI TUA

Kedepan diusulkan dimuat pasal “sebagian JHT dapat dibayarkan sepanjang untuk membayar uang muka rumah”. Tiga manfaat  yang menjadi tujuannya, yaitu pertama memudahkan pekerja membayar uang muka rumah tanpa harus membayar bunga karena yang digunakan JHT miliknya. Kedua, pekerja melakukan investasi sebagain dari JHT miliknya dengan terhubung pada kebutuhan dini/lebih baik. Ketiga membangun harga diri keluarga pekerja. Disamping ketiga manfaat itu, diketahui luas bahwa pembangunan rumah membuka lapangan kerja bagi 11 sampai 17 orang setiap pembangunan sebuah rumah sederhana.

Apakah dana investasi BPJS Ketenagakerjaan terganggu? Justru kebijakan kepemilikian rumah pekerja memperbaiki akumulasi Dana Jaminan Sosial karena siklus tenggang waktu pembayaran lebih baik. Disamping itu manfaat baru itu mendorong pekerja mendesak pengusaha mendaftar dan patuh, dan jika perlu pekerja menggunakan hak konstitusinya mendaftar sendiri.

REFORMASI JAMINAN SOSIAL

Sudah sering diungkapkan bahwa SJSN juga mesin pembangunan, yang hampir tidak disentuh ide solusi agar jumlah peserta SJSN bertambah secara masip. Sehingga sebagai makna SJSN adalah reformasi Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat, kita membutuhkan pemikiran dan cara baru yang tidak mengulang pengalaman 36 tahun JHT maupun Jaminan Kesehatan Jamsostek. Bahkan pengalaman 40 tahun Askespun direformasi oleh SJSN, melalui JKN tahun depan. Mau dan bersedia pendekatan non-pakem dalam jalur hukum adalah resepnya. Menakertrans sebagai komandan regulator mohon membuka wacana ke publik. Misalkan tayangkan model Bapepam LK/ OJK dalam menyusun regulasi bahkan sampai tingkat  keputusan Menteri apalagi peraturan pemerintah. Maaf kalau dalam drafting regulasi ikutan SJSN sudah tayang.

Jakarta, Hari Ibu 2013.

Odang Muchtar, Praktisi Jaminan Sosial & Asuransi Jiwa.

0812-9272834, e’mail: odangm@yahoo.com

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Rumah Untuk Buruh
http://www.jamsosindonesia.com/opini/rumah_untuk_buruh
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019

Komentar
Email*
Nama
Website