x

Login

Lupa Password

Berita SJSN > Penyelenggara Jaminan Sosial

03 Juli 2012

REPORTASE SOSIALISASI IMPLEMENTASI UU BPJS DI PROP NTB

Reportase Sosialisasi Implementasi Undang-Undang  BPJS Kerjasama DJSN - PT. Askes (Persero) - PT. Jamsostek (Persero) di Provinsi NTB

Dewan Jaminan Sosial Nasional yang diwakili oleh Drs. Timoer Soetanto, CHFC CLU, serta didampingi oleh perwakilan Direksi PT. Askes (Persero), Bapak Purnawarman Basundoro dan Kepala Divisi Teknik Pelayanan PT. Jamsostek, Ibu Nur Aina, melakukan Sosialisasi Implementasi Undang-Undang Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sosialisasi implementasi Undang-Undang tentang BPJS diselenggarakan pada hari Kamis, 7 Juni 2012,

di Gedung Sangkareang, kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terselenggaranya acara tersebut merupakan hasil kerjasama antara DJSN dengan PT. Askes (Persero) dan PT. Jamsostek (Persero), dalam kesempatan ini sebagai penyelenggara adalah PT. Jamsostek (Persero) kantor cabang, NTT.

Sosialisasi implementasi Undang-Undang tentang BPJS diawali dengan Sambutan oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional yang diwakili oleh Bapak Drs. Timoer Soetanto, CHFC CLU. Pada pembukaan Sosialisasi Implementasi Undang-Undang tentang BPJS, sambutan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat disampaikan oleh Bapak Ir. H. L. Mawarir Haikal, M.M., Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam sambutannya Pemda Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT. Askes (Persero), PT. Jamsostek (Persero) dan segenap Tim DJSN yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Lebih lanjut disampaikan program jaminan sosial, khususnya program jaminan kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah dilaksanakan dengan baik. Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan oleh Badan Kerja Sama Penyelenggaraaan Jaminan Kesehatan Masyarakat (BKSPJK) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 133 Tahun 2012.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan presentasi dengan judul penyelenggaraan Jamkesmas menuju universal coverage di NTB, oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bapak dr. H. Muhammad Ismail, bahwa Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mencapai 65,49% (2.977.098 jiwa) dari jumlah penduduk 4.545.650. jiwa.

Presentasi PT. Askes (Persero) yang disampaikan oleh Bapak Purnawarman, menyatakan bahwa PT. Askes (Pesero) siap dalam mengelola program jaminan kesehatan nasional sesuai amanat Undang-Undang tentang BPJS serta prinsip dasar penyelenggaraan jaminan kesehatan sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2004 tentang SJSN, antara lain konsep managed care, pengendalian biaya pelayanan kesehatan dengan mengoptimalkan mekanisme rujukan  dan rujuk balik dengan Puskesmas dan dokter keluarga sebagai gate keeper, adanya DPHO, serta pengelolaan pembayaran provider.

PT. Jamsostek (Persero) dalam presentasi yang disampaikan oleh Ibu Nur Aina, menyatakan bahwa PT. Jamsostek (Persero) telah melakukan persiapan proses transformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketanagakerjaan akan melindungi pekerja sesuai dengan deklarasi HAM, manfaat yang tidak berkurang bagi peserta, serta pengelolaan keuangan dengan prinsip kehati-hatian.

 

Sumber : DJSN

Follow Kami di:

Komentar
Email*
Nama
Website
Iklan



Kembali Ke Jamsosda Atas