x

Login

Lupa Password

Berita SJSN > Jaminan Kesehatan

18 Juni 2013

Formularium Obat Tuntas Juli

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menjanjikan formularium nasional (fornas) daftar obat bagi program jaminan kesehatan nasional (JKN) rampung pada Juli tahun ini.

“Juli tahun ini selesai. Nantinya yang dicantumkan dalam fornas hanya zat adiktif. Jadi bisa dipastikan semua jenis obat dalam fornas ialah obat generik,” ujar Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Nasional Kemenkes Maura Linda Sitanggang, di Jakarta, kemarin.

Formularium obat ialah penyusunan obat esensial berdasarkan harga terendah dan paling efektif. Penyusunan fornas sendiri akan dimasukkan ke paket layanan kesehatan Indonesian case base groups (Ina-CBGs) yang menjadi sistem pembiayaan pada JKN awal 2014.

Fornas nantinya menjadi acuan bagi dokter dan rumah sakit (RS) untuk menuliskan resep berdasarkan data obat yang disediakan pada program JKN.

Linda menuturkan fornas daftar obat disusun Komite l Nasional Penyusunan For mularium Nasional dengan didasarkan pada bukti ilmiah mutakhir, paling berkhasiat, aman, dan harga terjangkau.

Anggota komite nasional terdiri dari berbagai bidang spesialisasi seperti farma kologi, farmakologi klinik, i dokter gigi, apoteker, dan Badan POM. Mereka tidak boleh memiliki konflik ke pentingan dan bersedia me nandatangani pernyataan bebas dari konflik kepentingan.

Menurut Linda, daftar obat nantinya ditampilkan dalam bentuk e-katalog sehingga dapat digunakan layanan kesehatan serta masyarakat untuk mengetahui daftar obat yang masuk formularium nasional atau tidak.

Selain itu, kata dia, formularium nasional juga memperbolehkan auto switching atau penggantian obat secara otomatis dengan kandungan sama oleh instalasi farmasi atau apoteker demi menekan biaya obat.

Sebelumnya, Ketua International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Luth? Mardiansyah menyesalkan lambannya pemerintah menyusun fornas.

Imbasnya pergerakan bisnis farmasi di Indonesia agak mengendur, yakni target pertumbuhan yang semula 14% direvisi jadi hanya 12%. (Tlc/H-2)

Sumber: Media Indonesia Epaper

Follow Kami di:

Komentar
Email*
Nama
Website
IklanIklan



Kembali Ke Jamsosda Atas