jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

TOPIK > JAMSOS DALAM PIDATO KENEGARAAN > 16 AGUSTUS 2016, PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI DALAM RANGKA HUT KE-71 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI DEPAN SIDANG BERSAMA DPR RI DAN DPD RI

120px-Joko_Widodo_2014_official_portrait.jpg 16 Agustus 2016, Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT Ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI di Depan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

Dalam membangun manusia Indonesia yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing, kita tingkatkan kualitas pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, dan jaminan sosial.
 
Di sektor kesehatan, Program Indonesia Sehat yang memiliki tiga pilar. Pertama, penerapan paradigma sehat. Kedua, penguatan pelayanan kesehatan. Ketiga, pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berdasarkan data BPJS Kesehatan per Juli 2016, peserta JKN sudah mencapai hampir 170 juta jiwa. Jumlah sarana pelayanan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan juga terus meningkat.
 
(halaman 5)
 
 
LAMPIRAN
 
Capaian Utama Pembangunan
 
Sebagai implementasi UU No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), pemerintah telah mengembangkan lima skema jaminan sosial, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah dilaksanakan sejak 1 Januari 2014, serta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKm) yang mulai dilaksanakan sejak 1 Juli 2015. Kelima jaminan sosial tersebut bertujuan untuk melindungi seluruh masyarakat dari berbagai risiko siklus hidup seperti sakit, kecelakaan kerja, mencapai usia pensiun, kematian dan lainnya.
 
 
Permasalahan dan Kendala
 
Tantangan utama pelaksanaan SJSN adalah masih terdapat penduduk yang belum tercakup, baik oleh program JKN maupun program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan. Saat ini, banyak dari peserta bukan penerima upah/peserta mandiri JKN yang belum mendaftarkan diri. Sementara itu, peserta mandiri JKN yang telah mendaftar umumnya merupakan peserta yang telah sakit. Kelompok peserta ini mengalami masalah kesinambungan pembayaran iuran. Selain itu, jumlah PPU swasta yang saat ini belum terdaftar sebagai peserta JKN dan jaminan sosial bidang ketenagakerjaan juga masih cukup besar.
 
(Bab 4 Halaman 76-84)
Download Pdf
File not found.