x

Login

Lupa Password

Hendra OB: “Teliti kinerja dan service-nya sebelum ikut asuransi”

oleh: Jamsos Indonesia 10 June 2011

 

Acting-nya mengharuskan ia memerankan sosok pekerja di bagian keuangan sebuah stasiun televisi. Ia harus terlihat disiplin, tidak trendy, heboh dan kikir. Tapi, dalam kesehariannya, “Hendra OB” tak kikir untuk urusan asuransi.

“Panggil saja saya Hendra OB. Orang lebih mengenal sosok itu,” katanya kepada jamsosindonesia.com. Nama “Hendra OB”, memang lebih dikenal publik daripada nama aslinya, Muhammad Ridwan yang terlahir pada 28 April 1974. OB atau Office Boy adalah serial sinetron komedi yang disutradarai Adek Azhar dan ditayangkan RCTI.

Sinetron OB berkisah tentang kejadian-kejadian kocak di kantor stasiun televisi OKTV. Semua kejadian itu sering kali terjadi akibat keluguan para office boy-nya. OB antara lain dibintangi oleh Tika Panggabean (sebagai Sa’odah), Daus Separo (Ma’il), Bayu Oktara (Gusti) dan Winda Viska (Saschya). Penayangan OB terakhir kali pada 10 Oktober 2008.

Dalam sitkom ini, “Hendra OB” menjadi karyawan bagian keuangan HRD yang terkenal sangat teliti, disiplin sekaliguskikir. Jika di kantornya ia bertemu dengan artis yang diidolakan, maka ia akan histeris dan mengejar artis tersebut hingga seluruh kantor pun heboh. Gayanya yang norak lengkap dengan kacamata minus tebal serta jadul (zaman dulu) alias tidak trendy, membuat sosok “Hendra OB” sulit punya affair dengan wanita.

Sadar, Memproteksi Diri dan Kesehatan

Sebagai aktor yang berperan sebagai seorang staf bagian keuangan yang teliti dan disiplin, ternyata dalam kesehariannya pun, “Hendra OB” sangat teliti untuk memperhatikan aspek perlindungan ekonomi dan finansial pribadi. Terbukti, ia memahami benar untuk mendaftarkan dirinya sebagai peserta program asuransi jiwa dan kesehatan. “Saya menjadi peserta program asuransi jiwa dan kesehatan dari dua perusahaan swasta penyelenggara asuransi. Benar, bila dikatakan bahwa keputusan saya ini adalah untuk memberi proteksi terhadap diri saya sendiri, dan untuk mengantisipasi ketidak-amanan secara ekonomi di masa-masa mendatang,” ujarnya.

Kenapa menjadi peserta program asuransi menjadi penting dalam kehidupan ini, jawab “Hendra OB” adalah karena dunia kerjanya yang tak menentu tengah ia jalani. “Istilahnya, jam kerja saya ini tak teratur alias berantakan. Karena itu, asuransi jiwa dan kesehatan menjadi pilihan terbaik, demi untuk menjaa-jaga diri saya sendiri, dari hal-hal atau kejadian yang tidak diharapkan,” tuturnya.

Kalau ditanya tentang bagaimana service dari kedua perusahaan penyelenggara asuransi yang diikutinya, “Hendra OB” mengaku dirinya belum dapat menjawab secara pasti. “Karena alhamdulillah, saya belum pernah memanfaatkan hak atas pengajuan klaim hingga saat ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan, meski belum dapat meyakini bagaimana pelayanan yang diberikan oleh dua perusahaan penyelenggara asuransi jiwa dan kesehatan yang dimaksud, tapi sebelum mendaftarkan dirinya sebagai peserta asuransi ada ‘ritual’ yang harus dijalaninya. “Terlebih dahulu, saya melakukan survey kecil-kecilan dengan cara banyak bertanya kepada sesama kawan dan relasi mengenai kiprah, kinerja dan service dari perusahaan asuransi yang akan saya ikuti. Hasilnya, kedua perusahaan tersebut memang cukup baik, setidaknya berdasarkan pengakuan dan pengalaman pihak-pihak yang sempat saya jadikan tempat untuk bertanya,” terangnya.

Selain menjadi peserta program asuransi, “Hendra OB” mengaku ‘mewajibkan’ dirinya untuk menjadi nasabah tabungan di perbankan. “Kebutuhan dan desakan ekonomi bisa datang kapan saja. Hari ini dan esok kita tidak tahu akan bagaimana perjalanan hidup ini. Karena itu, saya mewajibkan diri sendiri untuk menjadi nasabah pada salah satu bank swasta. Saya menabung di bank karena hal ini sangat perlu demi memberi perlindungan finansial di masa depan atau jangka panjang, sehingga insya Allah akan menjadi lebih baik,” katanya.

Tak cukup dengan asuransi jiwa dan kesehatan, “Hendra OB” juga mengasuransikan dua mobil pribadinya pada asuransi kendaraan yang menjadi pilihannya. “Saya mengikuti asuransi kendaraan, juga dengan penuh kesadaran bahwa setiap saat bisa saja terjadi hal-hal yang sebenarnya tidak kita inginkan. Mobil saya yang satu, saya asuransikan langsung selama kurun waktu tiga tahun yakni sebesar Rp 13 juta, dan mobil yang satu lagi, juga dalam tempo tiga tahun dengan premi yang harus dibayar senilai Rp 15 juta,” urainya.

Jualan ‘Es Pisang Ijo’

Meski sitkom OB sudah tidak tayang lagi, tapi kini “Hendra OB” tetap aktif menjalani rutinitas di dunia selebriti. “Saya masih sibuk untuk menjadi aktor dalam acara Film Televisi atau FTV, yang satu judul lepas di stasiun milik MNC Grup. Selain itu, masih terlibat dalam shooting promo sitkom baru yang berjudul Wedding Planner, dan Insya Allah Cinta.Menjadi bintang tamu pada acara off dan onair di televisi, serta menjadi Master of Ceremony,” tutur ayah dua anak ini.

Kini, dengan popularitasnya sebagai “Hendra OB”, Muhammad Ridwan menjajal usaha dengan menjadi pedagang. “Kesibukan saya bertambah dengan berjualan ‘Es Pisang Ijo’, sebuah panganan asli Makassar yang memang menggugah selera. Sampai saat ini, saya sudah membuka enam outlet yaitu di bilangan Setiabudi (Jakarta Selatan), Ciledug (Tangerang), Bintaro, dan Bumi Serpong Damai (Tangerang Selatan). Outlet ‘Es Pisang Ijo’ ini saya beri merek ‘Pak Hendra’ agar orang dengan mudah mengetahui, mengingat dan kembali lagi untuk menyantapnya di outlet-outlet saya,” ujarnya.

Bagi “Hendra OB”, berdagang ‘Es Pisang Ijo’ bukan semata langkah untuk berinvestasi demi meraih jaminan finansial yang bermanfaat bagi masa depan. “Ini hanyalah sebuah bentuk eksplorasi atas kecintaan istri saya (Icha – red) yang memang suka sekali masak-memasak. Maklum, istri saya dulu pernah bekerja di dunia perhotelan. Sedangkan tugas saya, hanya me-manage bisnis yang kami berdua geluti,” tuturnya seraya menyebut bahwa sang istri tercinta berasal dari Surabaya, Jawa Timur dan menggemari ‘Es Pisang Ijo’.  (fadli)

 

© Martabat, Juni 2011

Follow Kami di:

Print this page

 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Hendra OB: “Teliti kinerja dan service-nya sebelum ikut asuransi”
http://www.jamsosindonesia.com/kisah/hendra_ob_teliti_kinerja_dan_service-nya_sebelum_ikut_asuransi
© Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2013
Iklan



Kembali Ke Jamsosda Atas