A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: HTTP_REFERER

Filename: controllers/jamsosda.php

Line Number: 135

Kab. Agam

Kab. Agam

Salam Pemerintah Daerah

Salam Bupati Agam
Ir. Indra Catri, MSi

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya, Program Jamkesda Mandiri di Kabupaten Agam dapat berjalan. Program Jamkesda Mandiri ini merupakan program terobosan dan menjadi agenda prioritas Kabupaten Agam tahun 2012.

Pada Konvensi Organisasi Kesehatan sedunia (WHO 1948), Undang Undang Dasar 1945 dan Undang Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menetapkan bahwa kesehatan adalah hak fundamental setiap warga. Guna mewujudkan hak sehat bagi setiap warga tersebut maka Pemerintah Kabupaten Agam berupaya mencari terobosan yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya dalam bidang jaminan pemeliharaan kesehatan. Kedepan, Pemerintah Kabupaten Agam bercita-cita jaminan sosial semesta dapat terwujud. 

Program Jamkesda Mandiri Kabupaten Agam merupakan jawaban  untuk menuju jaminan sosial semesta. melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap masyarakat termotivasi untuk berpartisipasi dalam memiliki jaminan kesehatan untuk dirinya sendiri, keluarga maupun orang disekitarnya.

Saya menghimbau kepada semua masyarakat untuk mendaftarkan diri dan keluarga menjadi peserta Program Jamkesda Mandiri. Bagi masyarakat yang memiliki kelebihan rezki dianjurkan menjadi donatur pembayaran premi Jamkesda, agar saudara-saudara kita yang kurang mampu bisa memiliki jaminan pemeliharaan kesehatan.

Saya, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam bertekat “Tidak ada lagi masyarakat Agam yang tidak mendapat pelayanan kesehatan”

Info Jamkesda

Regulasi

1.1  SEJARAH

Pemerintah Kabupaten Agam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sejak tahun 2008.

Tahun 2008, program Jamkesda diberikan kepada 3.000 masyarakat miskin yang belum mendapatkan jamkesmas. Premi Jamkesda dibayarkan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Barat (50%) bersama Pemerintah Kab. Agam (50%).

Tahun 2009 dan 2010, masyarakat miskin peserta Jamkesda bertambah menjadi 6.000 orang.

Pada Nopember 2011, Pemerintah Kabupaten Agam bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Agam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Daerah Mandiri (Jamkesda Mandiri). Program Jamkesda Mandiri adalah program jaminan kesehatan daerah dengan sistem pembayaran premi oleh peserta atau lembaga. Program ini mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu dengan biaya murah di puskesmas dan rumah sakit.

BAZ membayarkan premi 1.000 penduduk miskin peserta Jamkesda Mandiri. Dana BAZ bersumber dari zakat, infaq perorangan, koperasi dan badan usaha lain. Sedangkan 1.763 peserta Jamkesda Mandiri membayar sendiri premi Jamkesda.

Program Jamkesda dan Jamkesda Mandiri merupakan upaya Pemerintah Kab. Agam mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Agam bidang kesehatan yaitu:

Tahun 2012, Gubernur Propinsi Sumatera Barat, Prof. Dr. Irwan Prayitno, M.Sc., bersama 19 kabupaten/kota se-Propinsi Sumatera Barat membuat kesepakatan bersama tentang percepatan jaminan kesehatan semesta bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat. Kedua pihak sepakat untuk:

  1. Melaksanakan Jaminan Kesehatan Semesta bagi seluruh masyarakat yang dimulai pada Tahun 2012 di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat.
  2. Menyusun dan mensinergikan rencana kegiatan pelaksanaan Jaminan Kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.
  3. Melaksanakan koordinasi antar Dinas/Instansi terkait dalam pelaksanaan kegiatan Jaminan Kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.
  4. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan Jaminan Kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.
  5. Mengalokasikan pendanaan bagi pelaksanaan Kegiatan Jaminan Kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat pada tahun 2012 sebesar 30% oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan 70% oleh masing-masing Kabupaten/Kota.
  6. Menempatkan dana Jaminan Kesehatan seluruh Masyarakat Semesta dalam satu pintu pengelolaan.

1.2 DASAR HUKUM

Jaminan Kesehatan Daerah

  1. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No. 10 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Sumatera Barat SAKATO.
  2. Kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat tentang Percepatan Jaminan Kesehatan Semesta bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat tahun 2012.
  3. Perjanjian antara Badan Amil Zakat (BAZ) Kab. Agam dengan Pemerintah Kab. Agam  No. 150/BAZ-AG/XI/2011 No. 9 tahun 2011 tentang Hibah Dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Tahap II.

1.3  KELEMBAGAAN

(1) Dinas Kesehatan Kab. Agam

(2) Badan Penyelenggara

Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dilaksanakan oleh PT. Askes (Persero). Tugas dan fungsi PT. Askes (Persero) sebagai pengelola Program Jamkesda Kab. Agam tertuang dalam Perjanjian Kerjasama antara Bupati Agam dengan PT. Askes (Persero) tentang Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Jamkesda Mandiri Kabupaten Agam nomor 35

Program

2.1  KEPESERTAAN

Peserta Program Jamkesda Kab. Agam adalah seluruh penduduk Kab. Agam, tidak termasuk:

  1. Peserta Jamkesmas; dan
  2. Penduduk mampu yang tidak membayar premi.

Gambar 1. Kartu Peserta Jamkesda Mandiri

2.2  IURAN

Tabel 1. Sistem Pembayaran Premi Program Jamkesda, 2011-2012


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012

2.3  MANFAAT

Pelayanan kesehatan berlaku di wilayah Kabupaten Agam dan  Propinsi Sumatera Barat.

Manfaat program Jamkesda adalah sebagai berikut:

Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama:

1)  Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP):

  1. Konsultasi medis;
  2. Pemeriksaan fisik; dan
  3. Penyuluhan kesehatan.

2)  Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP):

  1. Akomodasi rawat inap;
  2. Konsultasi medis, pemeriksaan fisik dan pelayanan kesehatan;
  3. Laboratorium sederhana;
  4. Tindakan medis kecil;
  5. Pemberian obat generik;
  6. Persalinan normal atau dengan komplikasi Obsteri Neonatal (PONED) di Puskesmas; dan
  7. Pelayanan gawat darurat (emergency).

Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan:

1) Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL):

  1. Konsultasi medis, pemeriksaan fisik dan penyuluhan kesehatan;
  2. Rehabilitasi medik;
  3. Penunjang diagnostik, laboratorium klinik, radiology dan elektromedik;
  4. Tindakan medis kecil dan sedang;
  5. Pemeriksaan dan pengobatan gigi tingkat lanjut;
  6. Pelayanan KB termasuk kontap;
  7. Pemberian obat generik;
  8. Pelayanan darah; dan
  9. Pemeriksaan kehamilan dengan resiko tinggi dan penyulit.

2)  Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL) meliputi:

  1. Konsultasi medis,pemeriksaan fisik dan penyuluhan kesehatan;
  2. Penunjang diagnostik, laboratorium klinik, radiologi dan elektromedik;
  3. Tindakan medis kecil;
  4. Operasi sedang sedang dan besar;
  5. Pelayananr rehabilitasi medis;
  6. Perawatan intensif (ICU, ICCU);
  7. Pemberian obat generic;
  8. Pelayanan darah;
  9. Bahan dan alat habis pakai;
  10. Persalinan dengan resiko tinggi dan penyulit;
  11. Pelayanan gawat darurat; dan
  12. Kemoterapi, Hemodialisa.

Pelayanan yang tidak dijamin

  1. Tidak sesuai dengan prosedur pelayanan;
  2. Pelayanan kosmetik;
  3. Pelayanan yang bertujuan memiliki anak;
  4. Pelayanan kesehatan yang tidak berdasarkan indikasi medis;
  5. Pelayanan canggih (operasi jantung paru, kedokteran nuklir, MRI, ESWL, transplantasi organ);
  6. Pelayanan diluar wilayah Kab. Agam;
  7. Kejadian sakit atau penyakit akibat force majeur seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dll;
  8. Pembersihan karang gigi dan usaha meratakan gigi;
  9. Toiletteries, susu, obat gosok, dan zat adiktif lainnya;
  10. General check up;  
  11. Pengobatan alternatif;
  12. Ketergantungan obat, alkohol, dll;
  13. Biaya obat diluar DPHO;
  14. Berbagai penyakit atau kelemahan akibat usaha bunuh diri;
  15. Sirkumsisi (sunat) bukan karena indikasi medis;
  16. HIV/AIDS;
  17. Imunisasi, diluar imunisasi dasar dan imunisasi ibu hamil (dilakukan di Puskesmas);
  18. Cacat bawaan sejak lahir;
  19. Pelayanan Haemodialisa;
  20. Alat bantu kesehatan (kursi roda, tongkat penyangga, korset, dll);
  21. Pelayanan suplemen : kacamata, hearing aid, prothesa gigi, alat gerak, IQL, pen dan screw;
  22. Biaya ambulance dan transportasi;
  23. Biaya autopsi dan visum et repertum;
  24. Biaya pembuatan kartu berobat dab biaya administrasi di PPK (Puskesmas); dan
  25. Pelayanan kesehatan lainnya yang merupakan jaminan dari badan penyelenggaraan lain seperti kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas.

Prosedur

3.1  PENDAFTARAN PESERTA

Calon peserta Jamkesda dan Jamkesda Mandiri Kabupaten Agam dapat mendaftarkan diri menjadi peserta dalam tiga periode pendaftaran per tahun. Berikut periode pendaftaran peserta Jamkesda dan Jamkesda Mandiri.

Tabel 2. Periode Pendaftaran PesertaJamkesda, 2012


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012.

Cara mendaftarkan diri menjadi peserta, yaitu:

  1. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui:

  1. Puskesmas se-Kabupaten Agam;
  2. Perwakilan BAZ Agam yang ada di setiap kecamatan; dan
  3. Kantor BAZ Kabupaten Agam.
  1. Calon peserta menyerahkan fotocopy KTP dan pas foto 2 x 3 cm;dan

  2. Calon peserta membayar premi Rp. 72.000 per jiwa per tahun.

3.2  PELAYANAN KESEHATAN

  1. Peserta menunjukkan kartu Jamkesda;

  2. Berobat ke PPK I (puskesmas, pustu, dan polindes);

  3. Jika diperlukan, peserta dirujuk ke RS dengan membawa surat rujukan;

  4. RS rujukan wajib memberikan rujukan balik ke puskesmas jika kasus dapat ditangani oleh puskesmas;dan

  5. Kasus gawat darurat (emergency), peserta dapat langsung memperoleh penanganan di rumah sakit melalui Unit Gawat Darurat (UGD).

JAMINAN KESEHATAN DAERAH KAB. AGAM DALAM ANGKA

Tabel 3. Peserta Jaminan Kesehatan Kab. Agam, 2010-2012


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012.

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012(diolah).

 

Tabel 4.Peserta Jaminan Kesehatan Daerah Kab. Agam, 2008-2012


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012.


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012(diolah).

 

Tabel 5. Anggaran dan Realisasi Dana Jamkesda Kab. Agam, 2008-2012


Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Agam, 2012.

 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Kab. Agam
__link_footer__
© Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2013