Kota Surakarta

Salam Pemerintah Daerah

 

IMG_9530

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta
dr. Siti Wahyuningsih, M. Kes

Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) adalah suatu program pemeliharaan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Surakarta kepada masyarakat Kota Surakarta yang berujud bantuan biaya pengobatan yang bertujuan untuk memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat kota Surakarta terutama bagi masyarakat miskin.

Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) yang diluncurkan pada tanggal 2 Januari 2008, diawali dengan  keprihatinan bahwa masih adanya masyarakat miskin di Kota Surakarta yang masih belum tercover pembiayaan kesehatannya melalui program Jamkesmas, selain itu Pemerintah Kota Surakarta juga berharap bahwa seluruh masyarakat yang tinggal dan berdomisili di Kota Surakarta dapat terlindungi kesehatannya. Hal ini dapat dibuktikan bahwa sejak diluncurkannya program PKMS pada tahun 2008 sampai dengan akhir bulan Oktober 2011 ini sudah 78,6% penduduk Kota Surakarta yang terindungi kesehatannya baik melalui Jamkesmas, Askes PNS, Askes sosial lain maupun PKMS

Akhirnya, kami berharap Program PKMS ini dapat sebagai terobosan yang sangat tepat guna meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat Surakarta yang belum tertampung dalam program Jamkesmas, Askes PNS maupun askes sosial lainnya, sehingga 100% penduduk kota Surakarta terlindung jaminan kesehatan.

 

 

- o0o -

Info Jamkesda

Regulasi

1.1  Sejarah 

Pertengahan tahun 2007 pemerintah pusat “Departemen Kesehatan” menyatakan SKTM tidak berlaku lagi. Kebijakan ini menimbulkan masalah yang cukup serius di seluruh Indonesia termasuk di Kota Surakarta.

Masyarakat Kota Surakarta yang tidak ditanggung oleh Jamkesmas, Askes PNS, dan asuransi kesehatan sosial lain harus mengeluarkan biaya berobat dari kantong sendiri (out of pocket).

Menanggapi situasi tersebut, pemerintah Kota Surakarta menyelenggarakan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Secara Komprehensif yang disebut PKMS (Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta). Tujuan diselenggarakan program PKMS untuk memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh masyarakat Surakarta terutama bagi masyarakat miskin.

Mulai 2 Januari 2008 Program PKMS diberlakukan secara resmi oleh pemerintah Kota Surakarta. Program PKMS merupakan kebijakan Pemerintah Kota Surakarta yang sangat strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Surakarta. Selain itu, Program ini merupakan terobosan yang sangat tepat guna meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat Surakarta yang belum tertampung dalam program Jamkesmas, Askes PNS maupun askes sosial lainnya, shg 100% penduduk terlindung jaminan kesehatan.

Peta Wilayah Kota Surakarta

index

Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011

 

1.2    Dasar Hukum

Peraturan Daerah

Peraturan Daerah Kota Surakarta No. 8 tahun 2007 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Surakarta tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Peraturan Walikota

Peraturan Walikota Surakarta No.1 tahun 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surakarta No. 8 tahun 2007 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Surakarta No. 7 tahun 1998 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Peraturan Walikota Surakarta No. 10 tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota No. 1 tahun 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surakarta No. 8 tahun 2007 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Surakarta no. 7 tahun 1998 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Peraturan Walikota Surakarta Nomor 25 tahun 2010 tentang Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS)

Peraturan Walikota Surakarta Nomor 3B tahun 2011 tentang Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS)

1.3       Kelembagaan

 

Struktur Organisasi PKMS

Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) PKMS yang berada dibawah struktur Dinas Kesehatan Kota Surakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 6 tahun 2008 tentang  Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta dan Peraturan Walikota Surakarta nomor 20-K tahun 2009 tentang Pedoman Uraian Tugas Jabatan Struktural Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Kesehatan Kota Surakarta.

Sumber : PKMS Kota Surakarta, 2011

Program


Tata laksana pelayanan PKMS

 

Sumber : PKMS Kota Surakarta, 2011

2.1 Kepesertaan

Peserta PKMS adalah semua masyarakat Surakarta yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan Askes PNS, Asuransi kesehatan swasta, Jamkesmas, dan asuransi kesehatan lainnya serta berdomisili dan bertempat tinggal di Kota Surakarta minimal 3 (tiga) tahun.

Estimasi sasaran peserta PKMS : 335.970 jiwa

Jenis Kepesertaan

Kartu PKMS


Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011

 

2.2 Iuran

 

Peserta PKMS dengan jenis kartu Silverdikenakan biaya kepesertaan sebesar Rp.1.000per orang per tahun, sedangkan peserta PKMS dengan jenis kartu Gold tidak dipungut biaya apapun.

2.3 Manfaat

1. Pelayanan Dasar

Tempat : Semua puskesmas

Rawat jalan                                                                 Rawat inap

2. Persalinan Normal

Termpat : Puskesmas Rawat Inap dan RSUD Surakarta

Sumber : PKMS Kota Surakarta, 2011

 

3. Pelayanan Rujukan

Tempat : semua rumah sakit yang ada di Solo dan sekitarnya.

1. RSUD Surakarta
2. RS. Dr. Muwardi
3. RSOP
4. RS Jiwa Ska
5. RS Kasih Ibu
6. RS. Dr. Oen
7. RS. Panti Waluyo
8. RS. PKU Muhammadiyah
9. RS. Brayat Minulya
10. RS. Slamet Riyadi
11. RS. Kustati
12. RS. Triharsi
13. BBKPM

Pelayanan Kesehatan Rujukan di Rumah Sakit Pemerintah/Swasta yang (MOU) PemKot

* Akomodasi rawat inap kelas III
* Konsultasi medis, pemeriksaan fisik dan penyuluhan kesehatan
* Penunjang diaghnostik : laboratorium klinik, radiologi & elektromedik
* Tindakan medis kecil dan sedang
* Operasi sedang dan kecil
* Pemberian obat sesuai formularium PKMS
* Pelayanan gawat darurat

Pelayanan Kesehatan yang Tidak Ditanggung PKMS

* Pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan ketentuan
* Kacamata
* Intra occuler lens (lensa kontak)
* Alat bantu dengar
* Alat bantu gerak
* Pelayanan diagnostik canggih
* Bahan, alat, tindakan yang bertujuan untuk kosmetika
* General medical check up
* Operasi jantung
* Rangkaian pemeriksaan, pengobatan dan tindakan dalam upaya mendapatkan keturunan, termasuk bayi tabung dan pengobatan impotensi
* Obat-obatan diluar formularium
* Kasus bunuh diri dan penyalah gunaan NAPZA
* Pertolongan persalinan
* Pemulasaran jenazah
* Penggunaan ambulance
* Pasien pindah ke kelas perawatan yang lebih tinggi

Pelayanan Kesehatan yang Dibatasi :

1. Cuci darah
    - Kartu silver maksimal 6 kali / tahun,
    - Kartu gold 100% dibiayai

2. Chemotherapi :
    - Pemegang kartu silver : hanya 1 paket
    - Pemegang kartu gold : fasilitas Jamkesmas

3. Operasi besar

Prosedur

3.1 Pendaftaran Peserta PKMS

PKMS SILVER

  1. Calon peserta mendaftarkan diri di Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) dan membawa :
  2. F.C Kartu Keluarga dengan menunjukkan aslinya
  3. F.C KTP dengan menunjukkan aslinya atau surat keterangan lahir bagi yang berusia belum wajib KTP
  4. Foto ukuran 2 x 3 cm : 2 lembar
  5. Membayar biaya Rp. 1000,-
  6. Surat keterangan domisili dari RT, RW, Kel
  7. Peserta datang sendiri ke KPPT, apabila ybs sakit keras atau lansia, pendaftaran bisa diwakili oleh keluarga terdekat yang keabsahannya dibuktikan dengan Kartu Keluarga
  8. Untuk kader kesehatan, ketua RT, ketua RW dan petugas sampah dengan pengesahan kepala Kalurahan, dibebaskan dari biaya mencetak kartu

 

PKMS GOLD

  1. Calon peserta mendaftarkan diri di UPT PKMS dengan membawa :
  2. F.C Kartu Keluarga dengan menunjukkan aslinya
  3. F.C KTP dengan menunjukkan aslinya atau surat keterangan lahir bagi yang berusia belum wajib KTP
  4. Foto ukuran 2 x 3 cm : 2 lembar
  5. F.C PKMS Silver yang masih berlaku
  6. Surat keterangan domisili dan miskin dari RT, RW dan Kelurahan yang ditanda tangani Lurah atau Sekretaris Kelurahan
  7. Peserta datang sendiri ke UPT PKMS, apabila ybs sakit keras atau lansia, pendaftaran bisa diwakili oleh keluarga terdekat yang keabsahannya dibuktikan dengan Kartu Keluarga
  8. Pencetakan kartu PKMS Gold dilakukan setelah terdaftar dalam SK Walikota tentang masyarakat miskin

 

3.2 Alur Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS)

Alur pelayanan menganut sistim rujukan/pelayanan berjenjang yaitu diawali dari Puskesmas, jika puskesmas tidak mampu dirujuk ke Fasilitas Rujukan Tingkat 1, Jika RS tidak mampu, dirujuk ke Fasilitas Rujukan Tingkat 2, Jika RS tidak mampu, dirujuk ke Fasilitas Rujukan Tingkat 3.

 

Sumber : PKMS Kota Surakarta, 2011

 

Peserta PKMS Berdasarkan Jenis Kartu, 2008-2011*

Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011 (diolah)

*) Sampai bulan oktober 2011

Penduduk Kota Surakarta Berdasarkan Jaminan Kesehatan, Oktober 2011

Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011 (diolah)

 

Sumber Anggaran  Dana PKMS

Anggaran Dana PKMS 2008-2011

Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011 (diolah)

Sumber : PKMS di Kota Surakarta, 2011 (diolah)

*) Oktober 2011

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Kota Surakarta
__link_footer__
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019