jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Identitas - Jadwal Wajib JKN

Oleh: Asih Eka Putri (Direktur Konsultan Jaminan Sosial dan Pelayanan Kesehatan Martabat) 12 November 2013

Peserta jaminan kesehatan adalah setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah (UU SJSN Pasal 19 ayat 1).  UU SJSN mengatur bahwa kepesertaan wajib program-program jaminan sosial dilaksanakan secara bertahap.  Penahapan kepesertaan wajib program jaminan kesehatan diatur dalam Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 Tentang  Jaminan Kesehatan (PerPres JK) dan Perubahannya.

Peserta JKN

PerPres JK membagi dua kelompok besar Peserta program jaminan kesehatan, yaitu Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan dan Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Penerima Bantuan Iuran (PBI) meliputi fakir miskin dan orang tidak mampu yang terdaftar dalam data terpadu fakir miskin dan tidak mampu yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (PP No. 101 Tahun 2011 Tentang Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Pasal 5 ayat 2).

Peserta bukan PBI Jaminan Kesehatan merupakan Peserta yang tidak tergolong fakir miskin dan orang tidak mampu yang terdiri atas:

  1. Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya;
  2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya; dan
  3. Bukan Pekerja dan anggota keluarganya.

Pekerja Penerima Upah terdiri atas:

  1. Pegawai Negeri Sipil;
  2. Anggota TNI;
  3. Anggota Polri;
  4. Pejabat Negara;
  5. Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri;
  6. pegawai swasta; dan
  7. Pekerja yang tidak termasuk katagori di atas dan tidak menerima Upah.

Pekerja Bukan Penerima Upah terdiri atas:

  1. Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan
  2. Pekerja lainnya yang bukan penerima Upah.

Pekerja penerima upah dan pekerja bukan penerima upah termasuk warga negara asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

Bukan Pekerja terdiri atas:

  1. Investor;
  2. Pemberi Kerja;
  3. Penerima pensiun;
  4. Veteran;
  5. Perintis Kemerdekaan;
  6. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan
  7. Bukan Pekerja lainnya yang mampu membayar iuran.

Penerima pensiun terdiri atas:

  1. Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun;
  2. Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;
  3. Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
  4. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun; dan
  5. Penerima pensiun lainnya;
  6. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lainnya yang mendapat hak pensiun.

Jadwal Kepesertaan Wajib JKN

Pemerintah menjadwalkan kepesertaan jaminan kesehatan selama lima tahun (2014-2019) hingga menjangkau seluruh penduduk Indonesia. Di masa transisi, PerPres JK memberi masa penyesuaian bagi perusahaan yang telah menyelenggarakan pelayanan kesehatan berdasarkan perjanjian kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan. Sebelum berlakunya PerPres JK, kewajiban pemberi kerja mendaftarkan dirinya dan pekerjanya mulai berlaku pada saat berakhirnya perjanjian kerja sama tersebut.

 Jadwal Implementasi Kepesertaan Wajib JKN dirangkum dalam tabel di bawah ini.


Sumber: Pasal 6 ayat (2) dan (3) Rancangan Perubahan PerPres No. 12 Tahun 2013 versi 1 November 2013

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Jadwal Wajib JKN
http://www.jamsosindonesia.com/identitas/jadwal_wajib_jkn
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2016