jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Forum - EDUKASI PUBLIK UNTUK SUKSESKAN PELAKSANAAN SJSN

Oleh: A.A. Oka Mahendra, S.H (Ahli Peraturan dan Perundang-undangan) 14 November 2014

Jakarta, (jamsosindonesia.com) : Salah satu hasil Rapat Koordinasi Teknis Dewan Jaminan Sosial Nasional yang diselenggarakan di  Jakarta,tanggal 13 November 2014 adalah rekomendasi kepada  pemerintah, DJSN, BPJS dan pemangku kepentingan terkait untuk  meningkatkan intensitas edukasi publik mengenai sitem jaminan sosial nasional dengan 5 (lima)programnya .

Meskipun BPJS Kesehatan telah operasional untuk melaksanakan program Jaminan Kesehatan  sejak 1 Januari 2014 dan PT. Jamsostek(Persero)telah berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak 1 Januari 2014, dan akan operasional paling lambat 1 Juli 2015 untuk melaksanakan program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian, namun publik masih banyak yang belum paham mengenai apa dan bagaimana pelaksanaan program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh masing-masing  BPJS tersebut.

Informasi yang sampai kepada publik sangat terbatas,bahkan tidak sedikit masyarakat yang bertanaya-tanya mengenai BPJS dan programnya masing-masing.Demikian pula mengenai manfaat masing-masing program yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Edukasi publik yang dilakukan secara sistematis,terarah dan terencana serta menjangkau segenap lapisan masyarakat diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem jaminan sosial nasional dan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk memenuhi kewajibannya menjadi peserta program jaminan sosial.

Jaminan sosial pada dasarnya merupakan program Negara untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan kasejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penguatan Kelembagaan.

Selain itu Rapat koordinasi Teknis DJSN juga merekomendasikan penguatan kelembagaan jaminan sosial dan percepatan penyusunan peraturan perundang-undangan untuk mendukung beroperasinya BPJS Ketenagakerjaan sekitar 7 (tujuh)bulan lagi.

DJSN sebagai lembaga yang dibentuk dengan Undang-Undang untuk menyelenggarakan sistem jaminan sosial nasional, memang perlu memperkuat kelembagaannya mengingat tentang yang dihadapi ke depan nanti sangat berat. Masuknya 13 anggota baru DJSN ditambah 2 anggota petahanandiharapkan menjadi motor penggerak untuk semakin memantapkan pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang DJSN.

Sementara itu BPJS sebagai badan penyelenggara profesional diharapkan mengkonsolidasikan wawasan, struktur dan kultur organisasi untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Rapat Koordinasi Teknis DJSN telah ditutup secara resmi.Tetapi bukan berarti pekerjaan telah selesai.Tetapi justru merupakan langkah awal yang harus diikuti oleh ayunan langkah berikutnya yang lebih kompak,berdisiplin,inovatif dan cerdas dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan sistem jaminan sosial nasional untuk memenuhi hak konstitusional setiap orang.  

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
EDUKASI PUBLIK UNTUK SUKSESKAN PELAKSANAAN SJSN
http://www.jamsosindonesia.com/forum/edukasi_publik_untuk_sukseskan_pelaksanaan_sjsn
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019