jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - Perusahaan Daftar Sebagian Upah, Karyawan Menjadi Korban

Oleh: Asih Eka Putri & Khansa Asikasari 03 December 2018

Malang, bagi ahli waris Pilot Lion Air JT 610 PK-LQP yang meninggal pada penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang Senin dua pekan lalu (29/10). Bukan hanya harus berpisah dari keluarga tercinta namun juga harus rela menerima manfaat jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan pensiun (JP) dan jaminan  hari tua (JHT) jauh lebih sedikit. Kerugian ini karena kurang bayar iuran JKK, JP, JHT. Disinyalir pihak maskapai Lion Air melaporkan upah Pilot Bhavye Suneja lebih rendah daripada upah sebenarnya kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk menghemat iuran.

Kurang bayar iuran

Manfaat JKK, JP, dan JHT tergantung pada besar iurannya (lihat tabel).  Jika benar gaji Pilot Bhavye Suneja Rp 3,7 juta bukan Rp 135 juta sebagaimana dilansir dalam pemberitaan Tempo , maka ahli waris akan menerima pensiun, jaminan hari tua dan santunan kecelakaan kerja 36 kali lebih rendah dari seharusnya. Tidak tanggung-tanggung, total kerugian yang ditanggung oleh ahli waris akibat kecurangan yang dilakukan pihak maskapai Lion Air sebesar Rp 6,47 milyar.

Perusahaan Bayar Selisih Manfaat

UU SJSN dan peraturan pelaksanaannya melindungi ahli waris dari kerugian yang ditimbulkan oleh kecurangan pengusaha yang melakukan daftar sebagian upah karyawannya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan wajib untuk memberikan kekurangan hak JKK, JKM, dan JHT bagi karyawan atau ahli warisnya  jika upah yang dilaporkan lebih rendah dibandingkan upah sesungguhnya.,

Apabila perusahaan tidak patuh, maka  BPJS Ketenagakerjaan menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran tertulis atau  denda., Bahkan BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Daerah mengenakan sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu.5,6  

Pekerja dan Pengusaha Waspadalah

PDS Upah merugikan kedua belah pihak. Pekerja berkurang manfaatnya, sementara pengusaha terancam membayar selisih manfaat dan dikenai sanksi.

Maka dari itu pekerja harus waspada terhadap kemungkinan perusahaan berstatus daftar sebagian, yang berarti bahwa hak pekerja tidak diberikan sepenuhnya oleh perusahaan atau pemberi kerja.

Jika perusahaan berstatus PDS, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menanggung semua selisih yang timbul. Dengan mendaftarkan perusahaan dan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan, itu artinya perusahaan sudah mengalihkan tanggung jawab perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan jika terjadi risiko pekerjaan.

Berikut adalah simulasi perhitungan iuran dan manfaat JKK, JHT, dan JP bagi Pilot Bhavye Suneja:

 
 
 
 
 

1 Kata Data. (2018). “BPJS Ketenagakerjaan Duga Lion Air Langgar Aturan Soal Pelaporan Gaji”. Online. (Diakses pada: Selasa, 13 November 2018 pukul 07.30 WIB). Sumber: https://katadata.co.id/berita/2018/11/02/bpjs-ketenagakerjaan-duga-lion-air-langgar-aturan-soal-laporan-gaji

2 Tempo. (2018). “Lion Air Klarifikasi Soal Gaji Pilotnya yang Disebut Rp 3,7 Juta”. Online. (Diakes pada: Selasa, 13 November 2018 pukul 07.45 WIB). Sumber: https://bisnis.tempo.co/read/1143015/lion-air-klarifikasi-soal-gaji-pilotnya-yang-disebut-rp-37-juta

3 Pasal 32 ayat (2) dan (3) PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK

4 Pasal 24 PP Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JHT

 

5 Pasal 59 ayat (2) PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK

6 Pasal 33 ayat (2) PP Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JHT

7 GASI. (2018). “Pemberitahuan Kenaikan Batas Atas Upah Perhitungan Jaminan Pensiun.” Online. (Diakses pada: Jumat, 16 November 2018 pukul 13.45 WIB). Sumber: http://www.ptgasi.co.id/pemberitahuan-kenaikan-batasan-upah-perhitungan-jaminan-pensiun-4/

 
 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Perusahaan Daftar Sebagian Upah, Karyawan Menjadi Korban
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala/perusahaan_daftar_sebagian_upah_karyawan_menjadi_korban
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019