jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - Mengedarkan Makanan dan Minuman Harus Dengan Izin Edar

Oleh: A. A. Oka Mahendra 05 August 2011

'Kesehatan seseorang ditentukan oleh apa yang ia makan dan minum', demikian kata pakar kesehatan.

Pernyataan tersebut sulit dibantah. Memang apa yang kita makan dan minum menentukan kualitas kesehatan kita. Jika makanan dan minuman kita tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan kesehatan tidak diragukan lagi kualitas kesehatan kita buruk. Sebaliknya jika kita selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang memenuhi standar kesehatan, dapat dipastikan kualitas kesehatan kita terjamin.

Kualitas kesehatan yang buruk berpengaruh kepada kecerdasan seseorang. Karena itu sebagai bangsa yang bercita-cita memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sejak dini kita harus menjaga kualitas makanan dan minuman kita.

UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (UU Kesehatan) mengatur Pengamanan Makanan dan Minuman dalam Bagian Keenambelas dari Bab VI yang mengatur mengenai Upaya Kesehatan. Pembentuk UU Kesehatan memandang bahwa pengamanan makanan dan minuman merupakan salah satu bagian penting dalam Upaya Kesehatan. Karena itulah Pasal 109 sampai dengan Pasal 112 mengatur pokok-pokok pengamanan makanan dan minuman.

KEHARUSAN DAN LARANGAN

Setiap orang dan/atau badan hukum yang memproduksi, mengolah, serta mendistribusikan makanan dan minuman yang diperlakukan sebagai makanan dan minuman hasil teknologi rekayasa genetik yang diedarkan, harus menjamin agar aman bagi manusia, hewan yang dimakan manusia, dan lingkungan.

Tidak ada penjelasan yang diberikan dalam UU Kesehatan mengenai ketentuan ini.

Meskipun demikian dapat dipahami bahwa makanan dan minuman hasil teknologi rekayasa genetik yang diedarkan, harus aman bagi manusia, hewan yang dimakan manusia dan lingkungan. Siapapun yang memproduksi, mengolah, serta mendistribusikannya bertanggung jawab atas makanan dan minuman hasil rekayasa genetik yang diedarkan kepada masyarakat.

Selanjutnya ditentukan bahwa setiap orang dan/atau badan hukum yang memproduksi, dan mempromosikan produk makanan dan minuman dan/atau yang diperlakukan sebagai makanan dan minuman hasil olahan teknologi dilarang menggunakan kata-kata yang mengecoh dan/atau yang disertai klaim yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Ketentuan tersebut di atas dimaksudkan untuk melindungi masyarakat agar tidak tergiur berbagai bentuk promosi yang berlebihan yang menipu atau menyesatkan. Masyrakat harus diberikan perlindungan hukum yang menjamin bahwa makanan dan minuman hasil rekayasa genetik betul-betul aman bagi manusia, hewan yang dimakan manusia dan lingkungan.

IZIN EDAR

Makanan dan minuman yang dipergunakan untuk masyarakat harus didasarkan pada standar dan/atau persyaratan kesehatan. UU Kesehatan dengan tegas menentukan bahwa makanan dan minuman hanya dapat diedarkan setelah mendapat izin edar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artinya sebelum mendapat izin edar, makanan dan minuman tidak dapat diedarkan kepada masyarakat. Setiap makanan dan minuman yang dikemas wajib diberi tanda atau label yang berisi:

  1. Nama produk;
  2. Daftar bahan yang digunakan;
  3. Berat bersih atau isi bersih;
  4. Nama dan alamat pihak yang memproduksi atau memasukan makanan dan minuman ke dalam wilayah Indonesia; dan
  5. Tanggal, bulan, dan tahun kadaluwarsa.

Pemberian tanda atau label harus dilakukan secara benar dan akurat.

Makanan dan minuman yang tidak memenuhi ketentuan standar, persyaratan kesehatan, dan/atau membahayakan kesehatan dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar dan disita untuk dimusnahkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

KEWENANGAN DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH

UU Kesehatan menentukan bahwa Pemerintah berwenang dan bertanggung jawab mengatur dan mengawasi produksi, pengolahan, pendistribusian makanan, dan minuman sebagaimana dimaksud di atas. Di dalamnya termasuk diatur penggunaan bahan tambahan makanan dan minuman yang boleh digunakan dalam produksi dan pengolahan makanan dan minuman.

Pemerintah dalam hal ini tidak saja diberi wewenang dan tanggung jawab di bidang pengaturan (regulasi) tetapi juga di bidang pengawasan (control). Kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah tersebut dimaksudkan agar produksi, pengolahan dan pendistribusian makanan dan minuman kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, aman bagi masyarakat dan memenuhi standar dan/atau persyaratan kesehatan. -. 

 

© Martabat, Agustus 2011

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
Mengedarkan Makanan dan Minuman Harus Dengan Izin Edar
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala/mengedarkan_makanan_dan_minuman_harus_dengan_izin_edar
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019