jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - MANFAAT PENSIUN HARI TUA, CACAT, JANDA/DUDA, ANAK, ORANG TUA DAN HAK PESERTA YANG MENCAPAI USIA PENSIUN SEBELUM MEMILIKI MASA IUR 15 TAHUN

Oleh: AA. Oka Mahendra 09 February 2016

Sebagai lanjutan penjelasan sebelumnya, sekarang akan dibahas lebih rinci mengenai Manfaat Pensiun hari tua, cacat, janda/duda, anak, orang tua dan hak peserta yang mencapai usia pensiun sebelum  memiliki masa iur 15 (lima belas) tahun.

Pada bagian ini akan diuraikan siapa yang berhak menerima manfaat pensiun, berapa besarnya dan bagaimana cara menghitungnya, kapan mulai diperhitungkan, bagaimana pembayarannya  dan kapan berakhirnya.

Manfaat Pensiun Hari Tua

Manfaat Pensiun Hari Tua, menurut Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015, diterima Peserta yang telah mencapai Usia Pensiun dan memiliki Masa Iur paling singkat 15(lima)belas)tahun yang setara dengan 180 (seratus delapan puluh) bulan.

Besar Manfaat Pensiun Hari Tua dihitung dengan formula Manfaat Pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat(2).

Hak atas Manfaat Pensiun Hari Tua diperhitungkan mulai tanggal 1(satu) bulan berikutnya setelah Peserta mencapai Usia Pensiun.

Hak atas Manfaat Pensiun Hari Tua berakhir pada saat Peserta meninggal dunia.

Manfaat Pensiun Cacat

 Pasal 20 Peraturan Pemerintah menentukan “Manfaat  Pensiun Cacat diterima oleh Peserta yang mengalami Cacat Total Tetap sebelum mencapai Usia Pensiun.”

Besar Manfaat Pensiun Cacat dihitung dengan formula sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat(2).

Dalam hal Peserta mengalami Cacat Total Tetap dan Masa iur kurang dari 15 (lima belas) tahun, Masa Iur yang digunakan dalam  menghitung Manfaat Pensiun Cacat adalah 15 (lima belas) tahun, dengan ketentuan:

a.      Peserta rutin membayar Iuran dengan tingkat kepadatan paling sedikit 80%; dan

b.      kejadian yang menyebabkan Cacat Total Tetap terjadi setelah Peserta terdaftar dalam program Jaminan Pensiun paling singkat 1 (satu) bulan.

Yang dimaksud dengan “tingkat kepadatan” atau density rate adalah tingkat ketaatan pembayaran Iuran oleh Peserta.

Memperhatikan persyaratan tersebut, ada 2 (dua) hal yang harus diperhatikan oleh setiap Peserta, jika ingin  mendapat hak atas Manfaat Pensiun Cacat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, yaitu:

a.      segera daftarkan diri sebagai Peserta program Jaminan Pensiun; dan

b.      taat membayar Iuran, agar mencapai tingkat kepadatan  paling sedikit 80%.

Hak atas Manfaat Pensiun Cacat diperhitungkan mulai tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah Peserta ditetapkan mengalami Cacat Total Tetap.

Penetapan Cacat Total Tetap dilakukan oleh dokter penasehat, dokter yang merawat, dan/atau dokter pemeriksa. Ketentuan tersebut bersifat alternative-kumulatif. Artinya dokter yang berwenang menetapkan adalah satu satu di antara ketiga kategori dokter tersebut atau dua di antaranya atau ketiganya.

Karena itu mungkin saja terjadi perbedaan pendapat di antara ketiga kategori dokter yang berwenang tersebut. Yang dimaksud dengan, ”dokter penasehat” adalah dokter yang mempunyai tugas dan fungsi untuk memberikan pertimbangan medis dalam menentukan dan menetapkan Peserta mengalami Cacat Total Tetap.

Dokter yang berwenang menetapkan seorang Peserta mengalami Cacat Total Tetap dibatasi secara limitatif oleh Peraturan Pemerintah. Maksudnya untuk memastikan dokter yang berwenang menetapkan dan memudahkan pengawasan pelaksanaan penetapan tersebut.

Dalam hal terjadi perbedaan pendapat atas hasil penetapan Cacat Total Tetap sebagaimana dimaksud pada ayat (5), penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan oleh Menteri. 

Hak atas Manfaat Pensiun Cacat berakhir  pada saat Peserta:

a.      meninggal dunia; atau

b.      tidak lagi memenuhi definisi Cacat Total Tetap.

Hak Atas Manfaat Pensiun Janda Atau Duda

Manfaat Pensiun Janda atau Duda, menurut Pasal 21 ayat (1) diterima oleh istri atau suami dari Peserta yang meninggal dunia. Besar manfaat pensiun Janda atau Duda dihitung sebesar:

a.      50% (lima puluh persen) dari formula Manfaat Pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2), untuk Peserta yang meninggal dunia sebelum menerima Manfaat Pensiun;

b.      50% (lima puluh persen) dari Manfaat Pensiun Hari Tua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 atau Manfaat Pensiun Cacat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, untuk Peserta yang meninggal dunia setelah menerima Manfaat Pensiun.

Dalam hal Peserta meninggal dunia sebelum mencapai Usia Pensiun dan Masa Iur kurang dari 15(lima belas) tahun, Masa Iur yang digunakan dalam menghitung Manfaat Pensiun Janda atau Duda adalah 15(lima belas )tahun dengan ketentuan:

a.      telah menjadi Peserta paling singkat 1 (satu) tahun ;dan

b.      Peserta rutin membayar Iuran dengan tingkat kepadatan paling sedikit 80% (delapan puluh persen.

Hak atas Manfaat Pensiun Janda atau Duda diperhitungkan mulai tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah Peserta meninggal dunia.

Hak atas Manfaat Pensiun Janda atau Duda berakhir pada saat Janda atau Duda meninggal dunia atau menikah lagi.

Manfaat Pensiun Anak

Manfaat Pensiun Anak, menurut Pasal 22 ayat (1) diterima oleh Anak dalam hal:

a.      Peserta meninggal dunia dan tidak mempunyai istri atau suami; atau

b.      Janda atau Duda dari Peserta meninggal dunia atau menikah lagi.

Besar Manfaat Pensiun Anak dihitung sebesar:

a.      50% (lima puluh persen) dari formula Manfaat Pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2), untuk Peserta yang meninggal dunia sebelum menerima Manfaat Pensiun dan tidak mempunyai Janda atau Duda;

b.      50% (lima puluh persen) dari Manfaat Pensiun Hari Tua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 atau Manfaat Pensiun Cacat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, untuk Peserta yang meninggal dunia setelah menerima Manfaat Pensiun dan tidak mempunyai Janda atau Duda; atau

c.       50% (lima puluh persen) dari Manfaat Pensiun Janda atau Duda yang meninggal dunia atau menikah lagi.

Dalam hal Peserta meninggal dunia sebelum mencapai Usia Pensiun dan Masa Iur kurang dari 15 (lima belas) tahun, Masa Iur yang digunakan dalam menghitung Manfaat Pensiun  Anak adalah 15 (lima belas ) tahun dengan ketentuan:

a.      telah menjadi Peserta paling singkat 1 (satu) tahun; dan

b.      Peserta rutin membayar Iuran dengan tingkat kepadatan paling sedikit 80% (delapan puluh persen.

Hak atas manfaat Pensiun Anak diperhitungkan mulai tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah:

a.      Peserta meninggal dunia;

b.      Janda atau Duda meninggal dunia; atau

c.       Janda atau Duda menikah lagi.

Hak atas Manfaat Pensiun Anak berakhir pada saat Anak mencapai usia 23 (dua puluh tiga) tahun, bekerja atau menikah.

Manfaat Pensiun Orang Tua

Manfaat Pensiun Orang Tua menurut Pasal 23 ayat(1) diterima oleh Orang Tua , dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak mempunyai istri, suami, atau Anak.

Besar Manfaat Pensiun Orang Tua dihitung sebesar:

a.      20% (dua puluh persen) dari formula Manfaat Pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2), untuk Peserta yang meninggal dunia sebelum menerima Manfaat Pensiun; atau

b.      20% (lima puluh persen) dari Manfaat Pensiun Hari Tua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 atau Manfaat Pensiun Cacat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, untuk Peserta yang meninggal dunia setelah menerima Manfaat Pensiun.

Dalam hal Peserta meninggal dunia sebelum mencapai Usia Pensiun dan Masa Iur kurang dari 15 (lima belas) tahun, Masa Iur yang digunakan dalam menghitung Manfaat Pensiun  Orang Tua adalah 15 (lima belas  )tahun dengan ketentuan:

a.      telah menjadi Peserta paling singkat 1 (satu) tahun; dan

b.      Peserta rutin membayar Iuran dengan tingkat kepadatan paling sedikit 80%(delapan puluh persen.

Hak atas Manfaat Pensiun Orang Tua  diperhitungkan mulai tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah Peserta meninggal dunia. Hak atas Manfaat Pensiun Orang Tua  berakhir pada saat Orang Tua meninggal dunia.

Hak Peserta Yang Mencapai Usia Pensiun Sebelum Memiliki Masa Iur 15 Tahun

Dalam hal Peserta mencapai Usia Pensiun sebelum memenuhi Masa Iur 15 (lima belas) tahun, menurut Pasal 24 ayat (1) Peserta berhak mendapatkan seluruh akumulasi Iurannya ditambah hasil pengembangannya.

Seluruh akumulasi Iuran ditambah hasil pengembangannya dibayarkan kepada Peserta pada tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah Peserta mencapai Usia Pensiun dan dokumen telah diterima lengkap oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Hasil pengembangan dihitung setiap bulan berdasarkan nilai sebenarnya.

Pembayaran Manfaat Pensiun

Menurut Pasal 25,untuk pertama kali Manfaat Pensiun dibayarkan dengan ketentuan:

a.      paling cepat sejak hak atas Manfaat Pensiun mulai diperhitungkan dan dokumen pendukung diterima secara lengkap oleh BPJS Ketenagakerjaan; dan

b.      paling lambat 15(lima belas)hari sejak hak atas Manfaat Pensiun timbul dan dokumen pendukung diterima secara lengkap oleh BPJS Ketenagkerjaan.

Yang dimaksud dengan” dokumen pendukung” antara lain:

a.      kartu Peserta;

b.      Kartu Tanda Penduduk; dan/atau

c.       Surat Keterangan Berhenti Bekerja.

Pembayaran Manfaat Pensiun bulan berikutnya paling lambat tanggal 1 (satu) bulan berjalan. Manfaat Pensiun dihentikan pembayarannya setelah hak atas Manfaat Pensiun berakhir.

Penerima Manfaat Pensiun, menurut Pasal 26 wajib melakukan konfirmasi data Penerima Manfaat Pensiun  1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal Penerima Manfaat Pensiun belum melakukan konfirmasi data, BPJS Ketenagakerjaan menghentikan sementara pembayaran Manfaat Pensiun.

BPJS Ketenagakerjaan dapat membayarkan kembali Manfaat Pensiun setelah Penerima Manfaat Pensiun memberikan konfirmasi data. Dalam hal Penerima Manfaat Pensiun tidak melakukan konfirmasi sampai dengan 10 (sepuluh) tahun, BPJS Ketenagakerjaan menghentikan pembayaran Manfaat Pensiun. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pembayaran, penghentian dan pengajuan manfaat menurut Pasal 27, diatur dengan Peraturan Menteri.

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
MANFAAT PENSIUN HARI TUA, CACAT, JANDA/DUDA, ANAK, ORANG TUA DAN HAK PESERTA YANG MENCAPAI USIA PENSIUN SEBELUM MEMILIKI MASA IUR 15 TAHUN
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala/manfaat_pensiun_hari_tua_cacat_jandaduda_anak_orang_tua_dan_hak_peserta_yang_mencapai_usia_pensiun_sebelum_memiliki_masa_iur_15_tahun
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019