jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - SEA GAMES DAN KESEHATAN OLAHRAGA

Oleh: A. A. Oka Mahendra 11 November 2011

Tanggal 11 November sampai dengan 22 November 2011 Indonesia menjadi tuan rumah pekan olahraga Asia Tenggara. Ribuan atlet pilihan dari berbagai Negara di kawasan Asia Tenggara akan berlaga mengadu kebolehan untuk meraih prestasi secara sportif.

Indonesia sebagai tuan rumah berharap penyelenggaraan SEA GAMES sukses dan Indonesisa dapat meraih prestasi sebagai juara umum.

Sebagai bangsa yang besar kita tentu boleh mempunyai mimpi besar, asal diikuti dengan kerja keras untuk mewujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Tanpa kerja keras yang terstruktur, berkelanjutan dan didukung oleh sumberdaya manusia yang handal, prasarana/sarana dan dana yang memadai, mimpi tersebut hanya menjadi kembangnya orang tidur.

KESEHATAN OLAHRAGA

Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembinaan olahraga adalah kesehatan. Kesehatan pelatih dan atlet mempengaruhi prestasi olahraga yang diraih.

Dilihat dari aspek olahraga, kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan seorang atlit mampu meraih prestasi yang optimal di cabang olahraga yang digelutinya.

Sudahkah kita memikirkan pemeliharaan kesehatan atlet kita sesuai dengan prestasi yang kita harapkan dari mereka?

Apakah mereka memperoleh jaminan kesehatan dan /atau asuransi kesehatan ketika berlaga?

Pertanyaan tersebut perlu dijawab dengan langkah konkrit.

Momentum SEA GAMES yang akan berlangsung selama 2 minggu di Indonesia diharapkan menjadi pemicu dan pemacu pengembangan upaya kesehatan olahraga.

Upaya kesehatan olahraga menurut Undang-Undang tentang Kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat. Peningkatan kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat tersebut di atas merupakan upaya dasar dalam meningkatkan prestasi belajar, kerja dan olahraga, yang dilaksanakan melalui aktivitas fisik, latihan fisik, dan/atau olahraga.

Meskipun upaya kesehatan olahraga ini lebih mengutamakan pendekatan preventif dan promotif, tetapi tidak berarti mengabaikan pendekatan kuratif dan rehabilitatif.

Memang mencegah agar tidak jatuh sakit lebih baik dari pada mengobati setelah sakit.

Biaya untuk pengobatan kini mahal, dan program jaminan kesehatan belum menjangkau segenap lapisan masyarakat terutama yang rentan terhadap penyakit. Sehingga mereka yang belum tersentuh oleh program jaminan kesehatan semakin terpuruk kehidupannya.

Undang-Undang Kesehatan menentukan bahwa upaya kesehatan olahraga ini diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Apakah Pemerintah dan Pemerintah Daerah telah cukup memberikan perhatian terhadap upaya kesehatan olahraga?

Coba kita perhatikan di sekitar kita. Apakah tersedia cukup fasilitas umum untuk melakukan aktivitas fisik, latihan fisik, dan/atau oleh raga yang memenuhi standar? Kalaupun ada kualitas dan jumlahnya belum memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Jika Pemerintah dan Pemerintah Daerah belum memenuhi kewajibannya dengan baik, sulit diharapkan masyarakat berperan serta secara aktif dalam upaya kesehatan olahraga.

Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga diharapkan melakukan koordinasi untuk mengembangkan upaya kesehatan olahraga sebagai bagian dari upaya human investment.

Bukankah pepatah kuno menyatakan dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Dengan badan dan jiwa yang sehat kita bisa mengatasi berbagai persoalan yang menghadang bangsa ini dengan pikiran dan hati jernih serta fisik yang prima untuk meraih masa depan yang sejahtera dan bermartabat.

Jangan lewatkan momentum SEA GAMES untuk menggerakkan upaya kesehatan olahraga.

 


© MARTABAT, November 2011

 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
SEA GAMES DAN KESEHATAN OLAHRAGA
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala/_sea_games_dan_kesehatan_olahraga
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2019