jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - 100 Hari Menjelang Lahirnya BPJS

Oleh: A.A.Oka Mahendra, dan Asih Eka Putri (Ahli Peraturan dan Perundang-undangan dan Direktur Konsultan Jaminan Sosial dan Pelayanan Kesehatan Martabat) 24 September 2013

Waktu tidak pernah menunggu dan tidak tergantikan.  Sekali berlalu waktu hilang, tak pernah kembali.

Karena itu, waktu 24 jam yang tersedia setiap hari harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan tugas dan kewajiban kita .

Jika tidak waktu akan meninggalkan kita.  Pertanggungjawaban harus diberikan untuk waktu yang telah berlalu.  Demikian pula mengenai pemanfaatan waktu persiapan transformasi BUMN menjadi BPJS harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Hari ini, tinggal 100 hari lagi untuk terlaksananya transformasi PT Askes (Perseo) menjadi BPJS Kesehatan dan PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

UU BPJS dengan jelas menentukan 1 Januari 2014 BPJS Kesehatan sudah beroperasi dan PT Jamsostek (Persero) telah berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Pada hari itu, PT Askes (Persero) dan PT Jamsostek (Persero) dinyatakan bubar tanpa likuidasi dan semua aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Askes (Persero) menjadi aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum BPJS Kesehatan dan aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Jamsostek (Persero) menjadi aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum BPJS Ketenagkerjaan.

Pada saat itu pula, semua pegawai PT Askes (Persero) beralih menjadi pegawai BPJS Kesehatan dan pegawai PT Jamsostek (Persero) beralih menjadi pegawai BPJS Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, Meneg BUMN selaku RUPS PT Askes (Persero) dan PT Jamsostek (Persero) mengesahkan laporan posisi keuangan penutup kedua PT Persero tersebut setelah dilakukan audit oleh kantor akuntan publik dan Menteri Keuangan mengesahkan posisi laporan keuangan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta laporan posisi keuangan pembukaan Dana Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagkerjaan.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah Presiden perlu menetapkan Keputusan Presiden  mengangkat untuk pertama kalinya Dewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) serta  PT Jamsostek (Persero) masing-masing menjadi anggota Dewan Pengawas dan anggota Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, peraturan pelaksanaan UU SJSN dan UU BPJS untuk mendukung beroperasinya BPJS Kesehatan harus dirampungkan pada 25 November 2012 dan untuk mendukung beroperasinya BPJS Ketenagakerjaan harus dirampungkan 25 November 2013.

Belum lagi penyiapan organisasi, sumber daya manusia, tata kelola  badan hukum publik yang berbeda secara fundamental dengan tata kelola BUMN dan prasarana serta sarana pendukung yang mencukupi untuk melaksanakan tugas dan wewenang BPJS.

Semua itu memerlukan persiapan, perencanaan dan action plan yang seksama.  Tidak bisa seperti membalikkan tangan, sekali jadi.

BUKAN SEKEDAR GANTI BAJU

Pertanyaannya sekarang sudah siapkah PT Askes (Persero) bertransformasi dan sekaligus beroperasi menjadi BPJS Kesehatan dan PT Jamsostek (Persero) bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada 1 Januari 2014?

Transformasi dari BUMN menjadi BPJS sebagai badan hukum publik bukanlah sekedar ganti baju seperti yang secara salah dipersepsikan oleh sementara kalangan.

Transformasi menjadi BPJS bersifat fundamental karena menyangkut perubahan struktur, mekanisme kerja, fungsi, tugas, kewenangan dan kultur kelembagaan.

Transformasi merupakan amanat UU BPJS.

Siap tidak siap, mau tidak mau  wajib dilaksanakan.

1 Januari 2014, 100 hari lagi dari sekarang babak baru penyelenggaraaan sistem jamnan sosial nasional harus sudah dimulai.

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dituntut dapat memberikan manfaat dan pelayanan jaminan sosial yang lebih baik dibandingkan dengan masa sebelumnya.

Tidaklah mengherankan jika banyak pihak ragu-ragu apakah pada 1 Januari 2014 trasformasi dapat terlaksana sepenuh hati.  Jangan-jangan benar prediksi kita bahwa transformasi hanyalah setengah hati.

Alasannya cukup benderang.  Masih banyak “pekerjaan rumah” yang belum mampu diselesaikan  untuk mendukung berlangsungnya proses transformasi sesuai dengan ketentuan UU BPJS dan harapan masyarakat.

Kini semua pihak yang bertanggung jawab atas terselenggaranya tranformasi harus bekerja keras menyelesaikan berbagai “pekerjaan rumah” yang masih harus dirampungkan.

Jika tidak transformasi akan terhambat.

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
100 Hari Menjelang Lahirnya BPJS
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala/100_hari_menjelang_lahirnya_bpjs
Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2016