x

Login

Lupa Password

MULAI BERLAKU DAN BERAKHIRNYA KEPESERTAAN JAMINAN PENSIUN

oleh: A. A. Oka Mahendra 05 August 2015 (Konsultan Martabat)

1 Juli 2015 merupakan tonggak sejarah yang penting untuk  pelaksanaan Jaminan Pensiun bagi buruh atau pekerja yang bekerja pada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara.

Jaminan Pensiun merupakan salah satu jenis program jaminan sosial yang sudah lama menjadi tuntutan buruh. Buruh tidak lagi terlalu cemas menyongsong masa tua atau saat-saat memasuki usia pensiun.

Usia tua atau masa pensiun pasti akan datang pada waktunya. Pada saat itu pendapat berkurang, sementara itu, biaya hidup terus merambat naik.

Pekerja dan anggota keluarganya dihadapkan pada risiko keuangan yang sulit diprediksi. Program Jaminan Pensiun merupakan salah satu program jaminan sosial yang dapat diharapkan untuk memberikan perlindungan sosial  agar para pensiunan buruh tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya yang layak.

Program Jaminan Pensiun dikatakan sebagai fondasi bagi dukungan finansial jangka panjang untuk Pekerja. Pasal 39 UU SJSN menentukan, ”Jaminan pensiun diselenggarakan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat Peserta kehilangan atau berkurang penghasilannya karena memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total tetap.”

UU SJSN menentukan bahwa Jaminan Pensiun diselenggarakan berdasarkan manfaat pasti. Artinya, dalam peraturan perundang-undangan ditentukan batas minimum dan maksimum yang akan diterima Peserta.

Siapa Peserta Program Jaminan Pensiun?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, terlebih dahulu perlu dikemukakan bahwa berdasarkan prinsip penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional, kepesertaan Jaminan Sosial termasuk Program Jaminan Pensiun bersifat wajib.

Kepesertaan bersifat wajib ini dimaksudkan agar seluruh rakyat menjadi peserta sehingga dapat terlindungi. Meskipun demikian, penerapannya  tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rakyat dan pemerintah serta kelayakan penyelenggaraan program.

Tahapan pertama dimulai dari pekerja di sektor formal bersamaan dengan itu sektor informal dapat menjadi peserta secara sukarela, sehingga dapat mencakup petani, nelayan, dan mereka yang bekerja secara mandiri, sehingga pada akhirnya SJSN mencakup seluruh rakyat.

Mengenai penahapan kepesertaan Program Jaminan Pensiun akan dibahas tersendiri .

Menurut Pasal 1 angka 4 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun (PP No. 45 Tahun 2015), yang dimaksud dengan Peserta Program Jaminan Pensiun yang selanjutnya disebut Peserta adalah pekerja yang telah terdaftar dan membayar iuran. Peserta Program Jaminan  Pensiun yang dicakup dalam PP No. 45 Tahun 2015 meliputi Peserta yang terdiri atas  Pekerja yang bekerja pada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara.

Menurut Pasal 3 Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial, Peserta program Jaminan Pensiun terdiri atas Peserta Penerima Upah dan Peserta Bukan Penerima Upah. Peserta Penerima Upah dalam hal ini adalah Pekerja yang bekerja pada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara sebagaimana dimaksud dapam Pasal 4 huruf b Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013. Sedangkan Peserta Bukan Penerima Upah menurut Pasal 7 Peraturan Presiden Nomor `09 Tahun 2013 meliputi Pemberi Kerja, Pekerja Di luar Hubungan Kerja atau Pekerja Mandiri dan Pekerja yang tidak termasuk dalam kategori tersebut dimuka yang bukan menerima gaji atau upah.

Mulai Berlaku dan Berakhirnya Kepesertaan Jaminan Pensiun

Menentukan mulai berlaku dan berakhirnya suatu hubungan hukum baik yang timbul karena perjanjian maupun yang timbul karena Undang-Undang sangat penting untuk menentukan mulai dan berakhirnya hak dan kewajiban para pihak yang terkait. Saat mulai berlakunya hubungan hukum merupakan saat timbulnya  hak dan kewajiban  para pihak. Dan saat berakhirnya hubungan hukum merupakan saat berakhirnya hak dan kewajiban para pihak yang terkait  dalam hubungan hukum tersebut.

Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 menentukan, ”Kepesertaaan pada program jaminan pensiun mulai berlaku sejak Pekerja terdaftar dan Iuran pertama telah dibayarkan  dan disetor oleh Pemberi Kerja  Selain Penyelenggara Negara kepada BPJS Ketenagakerjaan.”

Ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk mulai berlakunya program Jaminan pensiun, yaitu:

a.      Peserta telah terdaftar pada BPJS Ketenagkerjaan; dan

b.      Iuran pertama telah dibayarkan  dan disetor oleh Pemberi Kerja  Selain Penyelenggara Negara kepada BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan, menurut Pasal 3 ayat (2) PP No. 45 Tahun 2015 memberikan bukti pembayaran Iuran pertama kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara. Bukti pembayaran tersebut, menurut Pasal 3 ayat (3) PP No. 45 Tahun 2015 merupakan bukti terdaftarnya Peserta dan dasar dimulainya perlindungan Jaminan Pensiun.

Selain itu, bukti pembayaran yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan  menurut Pasal 7 ayat (2) PP No. 45 Tahun 2015 dapat juga digunakan sebagai bukti kepesertaan dalam hal BPJS Ketenagakerjaan tidak menerbitkan nomor kepesertaan paling lama 1 (satu ) hari setelah iuran  pertama dibayar lunas.

Mengingat bahwa bukti pembayaran Iuran pertama sangat penting sebagai alat bukti pembayaran, terdaftar sebagai peserta dan bukti kepesertaaan, maka bukti pembayaran pertama tersebut harus didokumentasikan secara tertib oleh Pemberi Kerja.

Kepesertaan Jaminan Pensiun menurut Pasal 3 ayat (4) berakhir pada saat Peserta:

a.      meninggal dunia; atau

b.      mencapai usia pensiun dan menerima akumulasi Iuran beserta hasil pengembangannya secara sekaligus.

Syarat tersebut bersifat alternatif. Artinya, apabila salah satu syarat sudah dipenuhi, maka kepesertaan Jaminan Pensiun berakhir. Dengan berakirnya kepesertaan Jaminan Pensiun maka, hubungan hukum antara Peserta dengan BPJS Ketebagakerjaan berakir. Dengan kata lain hak dan kewajiban Peserta terhadap BPJS Ketegakerjaan berakhir.

Follow Kami di:

Print this page

?

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
MULAI BERLAKU DAN BERAKHIRNYA KEPESERTAAN JAMINAN PENSIUN
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala
? Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2013
IklanIklanIklan



Kembali Ke Jamsosda Atas