jaminan sosial indonesia
x

Login

Lupa Password

Cakrawala - PERLUASAN KEPESERTAAN, BPJS KETENAGAKERJAAN SIAPKAN TEROBOSAN

oleh: Adhi Kristian, S.H., M.H.KES 19 April 2016


 

Hasil gambar untuk ilyas lubis bpjs ketenagakerjaan

Kepada jamsosindonesia.com, E. Ilyas Lubis, Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, menyampaikan saat ini terus mengupayakan capaian perluasan kepesertaan dan kontinuitas pembayaran iuran peserta (15/04). Pada prinsipnya, BPJS Ketenagakerjaan membuka kerja sama seluas-luasnya dengan pihak eksternal untuk capaian tersebut.

Beberapa kerja sama yang telah dijalin antara lain dengan Perguruan Tinggi untuk melakukan pelatihan membentuk kader penyuluh, membuka channel dengan perbankan, kerja sama dengan koperasi nelayan, petani, transportasi. Ke depan, BPJS juga berencana mengembangkan sinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) dalam upaya peningkatan kepesertaan.

Tantangan Perluasan Kepesertaan

BPJS Ketenagakerjaan menghadapi tantangan dalam menjaga kontinuitas pembayaran iuran dan menjangkau pekerja bukan penerima upah (sektor informal). Kepesertaan sektor sektor informal memiliki potensi yang besar, namun penghasilan yang tidak menentu dan kurangnya informasi yang mereka terima membuat sektor ini sulit dijangkau, kalaupun terjangkau tingkat kontinuitas iurannya rendah. “Jika tingkat kontinuitas iuran rendah, maka tidak sebanding dengan biaya yang kami keluarkan untuk membangun sistem adminstrasinya”, ungkap E. Ilyas Lubis.

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 program jaminan sosial ketenagakerjaan yang  pengadministrasiannya membutuhkan biaya yang besar. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terbagi dalam 4 program jaminan sosial, yaitu kepesertaan pada program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), dan Jaminan Pensiun (JP).  Kepesertaan JP meliputi pekerja yang bekerja pada penyelenggara negara dan pekerja yang bekerja selain penyelenggara negara. Kepesertaan JKM dan JKK meliputi setiap orang termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat 6 bulan. Sedangkan kepesertaan Program (JHT) meliputi Peserta Penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja selain penyelenggara negara dan Peserta bukan penerima upah, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia.

Sosialisasi dan Edukasi secara Masif

BPJS Ketenagakerjaan menyadari pentingnya supply informasi edukatif tentang Jaminan Sosial ketenagakerjaan. Hipotesis sementara ada korelasi antara tingkat kontinuitas pembayaran iuran peserta yang rendah dengan tingkat pemahaman peserta mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kurangnya informasi tentang jaminan sosial juga berpengaruh terhadap tingkat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Informasi yang benar memberikan pengetahuan, pemahaman, yang pada akhirnya menghasilkan kesadaran mendaftar dan membayarkan iuran yang menjadi tangungan peserta secara kontinu. “Untuk itu,  sosialisasi dan edukasi secara masif merupakan salah tahu strategi yang akan kami galakkan tahun ini,” ungkap  E. Ilyas Lubis kepada Jamsosindonesia.com. (adhi)

Follow Kami di:

Print this page

 

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal dan sumber:
PERLUASAN KEPESERTAAN, BPJS KETENAGAKERJAAN SIAPKAN TEROBOSAN
http://www.jamsosindonesia.com/cakrawala
 Martabat - www.jamsosindonesia.com, 2016
IklanIklanIklan